Connect With Us

Soal UMK, Arief Tunggu Rano Karno

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 23 Desember 2014 | 17:32

Gubernur Banten Rano Karno, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Saat Meninjau Bendungan Pintu Air 10 (Rangga / TangerangNews)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah belum melakukan langkah untuk merevisi UMK 2015 Kota Tangerang seperti yang dituntut buruh dari Rp2,73 juta menjadi Rp2,9 juta.

Dirinya masih menunggu arahan dari Pemerintah Porvinsi Banten.“UMK kan sudah ditetapkan SK nya oleh Gubernur, masak saya melangkahi. Kemarin saja, Kabupaten Tangerang mengajukan revisi ditolak. Jadi Kita lihat perkembangan saja dulu, kalau memang ada perubahan, kita nunggu arahan provinsi,” paparnya.
 
Arief menjelaskan, saat beridalog dengan serikat buruh beberapa waktu lalu, mereka ingin ada revisi UMK. Besarannya mengacu pada Kota Bekasi yakni Rp2,9 juta. Namun menurutnya, kondisi perindustrian Kota Tangerang tidak bisa disamakan dengan Bekasi.
“Bekasi kan industri padat modal, sedangkan di sini padat karya, jadi tidak bisa dibandingkan,” katanya.
 
Dia menambahkan, pihaknya sudah mengambil kebijakan untuk menetapkan UMK diatas DKI Jakarta, Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang.
“Kita dengan DKI Jakarta beda jauh, lebih tinggi Rp30 ribu, dengan Tangsel selisih Rp20 ribu. Mudah-mduahan Kota tangerang masih punya daya saing untuk mengembangkan industri padat karya,” jelasnya.
 
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill