Connect With Us

Arief Mutasi Pegawai Berkali-kali, DPRD Tangerang : Itu Hak Kepala Daerah

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 4 Januari 2015 | 16:03

Soeparmi (Dira Derby / TangerangNews)

 TANGERANG-DPRD Kota Tangerang mengaku tidak ikut campur terkait mutasi sejumlah pegawai yang dilakukan berkali-kali oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. Padahal mutasi tersebut menjadi sorotan sejumlah aktivis di Kota Tangerang.
 
“Kalau mutasi itu kan hak kepala daerah.  Dewan tidak ikut campur dalam hal itu. Kita hanya mengawasi kinerja SKPD-nya,” kata Ketua DPRD Kota Tangerang Soeparmi, Minggu (4/1).
 
Soeparmi mengatakan, pihaknya lebih akan mengawasi kinerja para pegawai setelah mereka dimutasi, untuk memastikan mereka bisa bekerja dengan baik.
“Jadi dilihat apakah berhasil atau tidak mutasi tersebut, misalnya anggaran ada Silpa atau tidak, programnya berhasil atau tidak,” jelasnya.
 
Jika dalam kinerjanya dinilai tidak baik, kata Suparmi, tentu akan dievaluasi oleh DPRD Kota Tangerang.  Namun saat ini, pihaknya ingin melihat dulu kinerja pada SKPD usai dimutasi. “Kita lihat saja dulu,” tukasnya.
 
Seperti diketahui, Wali Kota Arief R Wismansyah dan Wakil Wali Kota Sachrudin selama periode jabatannya sudah melakukan beberapa kali mutasi pegawai. Hal tersebut pun disorot oleh Tangerang Raya Institute (Trains)‎.  
 
Berdasarkan data Trains, mutasi pertama dilakukan Arief pada 6 Januari 2014, dimana ada 10 orang yang kena mutasi. Untuk mutasi kedua yang dilakukan kepada tujuh orang pegawai pada 27 Januari 2014.
 
Untuk mutasi ketiga dilakukan Arief pada 13 Februari 2014 dimana 65 orang dimutasi. Sementara untuk mutasi keempat dilakukan pada 11 Maret 2014 ada 46 pegawai yang dimutasi. Mutasi kelima 12 maret 2014 secara besar-besaran, setidaknya ada 86 orang pegawai dijajarannya dimutasi Arief.
 
Mutasi keenam saat Hari pertama kerja saat puasa, Arief langsung melakukan mutasi sejumlah pejabat pejabat esselon II, III dan IV pada Senin (30/6). Mutasi ketujuh terjadi di penghujung 2014 jumlahnya ratusan untuk pejabat esselon II, III, dan IV. Mutasi ini juga karena alasan adanya perubahan SOTK.
 
 
KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill