Connect With Us

Gunakan Sistem Akutansi Baru, Kota Tangerang Raih WTP Lagi

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 28 Mei 2015 | 18:33

Pemerintah Kota Tangerang mendapat apresiasi dari BPK RI Perwakilan Provinsi selain atas keberhasilan Kota Tangerang dalam mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kedelapan kalinya. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)



TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang mendapat apresiasi dari BPK RI Perwakilan Provinsi selain atas keberhasilan Kota Tangerang dalam mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kedelapan kalinya, BPK RI Perwakilan Provinsi pun mengapresiasi upaya Pemerintah kota Tangerang dalam penerapan akutansi berbasis akrual untuk penyusunan Laporan Keuangan TA 2014. 


Hal ini disampaikan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Banten Sunarto dalam sambutannya pada acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2014 Kabupaten/Kota se Provinsi Banten bertempat di Auditorium BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Jl. Syekh Nawawi Palima Serang, Kamis (28/05).

Wali Kota Tangerang meyampaikan penerapan penyusunan laporan keuangan berbasis akrual ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota Tangerang ditengah keterbatasan petunjuk teknis dan panduan yang ada.

“Perubahan sitem kas ke akrual ini di Banten hanya ada dua (kota/kabupaten) bahkan di indonesia hanya ada sepuluh yang menjadi pilot project akrual, semoga kota Tangerang bisa mempertahankannya.” tambah Walikota.


Walikota pun mengutarakan terimakasih atas masukan dan bimbingan yang diberikan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi kepada Pemerintah Kota Tangerang, dirinya berharap masukan tersebut bisa menjadi bahan evaluasi dalam upaya menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel. “Hambatan kami masih pada pemahaman teman opd terhadap sistem akrual, karena kita baru berjalan satu tahun, satu tahun saja kita sudah berjalan cukup baik (meraih kembali WTP).” Tegas Walikota.


Akhir sambutan Walikota menyampaikan harapannya kepada Kota dan Kabupaten lainnya serta kepada DPRD untuk salin menjalin sinergisitas dalam rangka memberikan laporan keuangan yang bisa kita pertanggungjawabkan kepada masyarakat. “ Tentunya banyak pengalaman dari kota kabupaten lain untuk sama – sama membangun dengan semangat transparansi, dan terimakasih kepada DPRD yang terus mengawal setiap kebijakan kami, yang tentunya demi kemashlahatan warga kita semua.” Pungkas Walikota


Sebagai informasi basis akrual adalah penyandingan pendapatan dan biaya pada periode di saat terjadinya, bukan pencatatan pada saat pendapatan tersebut diterima ataupun biaya tersebut dibayarkan (Cash Basis). Sistem ini merupakan perkembangan dari sistem sebelumnya mulai dari pengeloaan secara manual, berubah menjadi berbasis kas menuju akrual dan untuk TA 2015 ini seluruh kota Kabupaten di Indonesia akan menggunakan sistem akrual.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill