Connect With Us

2.071 Jemaah Haji Kota Tangerang Divaksin

| Rabu, 7 Oktober 2009 | 17:21

TANGERANGNEWS- Sebanyak 2.071 calon jemaah haji Kota Tangerang secara bergiliran menjalani pemeriksaan kesehatan vaksinasi mangenitis dan influenza di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (7/10). Menurut Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Ati Pramudji hastuti, pemeriksaan vaksinani mangenitis dan influenza ini dilakukan setelah para jamaah menjalani pemeriksaan kesehatan dua tahap sebelumnya di Puskesmas dan rumah sakit. “Sebelum pemberian vaksinasi, jamaah haji menjalani fisik diagnosis dan laboratorium,”kata Ati kepada wartawan. Dinkes Kota Tangerang sendiri, lanjut dia, memberangkatkan lima dokter dan tujuh perawat untuk menjadi TKHI. Setiap dokter dengan dua perawat akan mengawasi dan mendampingi sebanyak 400 hingga 450 jamaah haji atau satu kelompok terbang (kloter). Sementara Wali Kota Wahidin Halim yang sempat menyaksikan pemberian vaksina kepada seluruh calon jamaah haji agar senantiasa sehat. Seorang calon jamaah haji, wardah mengaku sennag bisa menjalani vaksinasi.(rangga)
KOTA TANGERANG
22.865 Pekerja Rentan Kota Tangerang Dapat BPJS Ketenagakerjaan 

22.865 Pekerja Rentan Kota Tangerang Dapat BPJS Ketenagakerjaan 

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:28

Sebanyak 22.865 pekerja rentan di Kota Tangerang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis karena seluruh iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill