Connect With Us

Ritual Keramas Bersama di Cisadane Tangerang Masih Terjaga

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 16 Juni 2015 | 19:30

Warga sekitar Cisadane Tangerang melakukan ritual keramas bersama menyambut bulan suci Ramadhan. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Ratusan warga Kampung Babakan, Kota Tangerang menggelar ritual mandi keramas di sungai Cisadane yang terletak di belakang Mushola Al-Ittihad di Jalan Kali Pasir, Selasa (16/6).

Ritual tersebut merupakan tradisi warga setempat yang dilakukan setiap tahun untuk menyambut bulan puasa yang rencannya akan dilaksanakan pada Kamis (18/6) besok.

Para warga yang terdiri dari anak-anak dan dewasa ini, datang ke pinggi Sungai sekitar pukul 15.30 WIB, dengan membawa peralatan mandi sendiri dari rumah masing-masing. Mereka pun berkeramas dengan penuh keceriaan.

Ritual ini dipimpin langsung oleh Tokoh Masyarakat Babakan,Pahrul Rozi. Dia mengatakan, mandi dan keramas bareng yang dilakukan oleh warga untuk menyabut Bulan suci Ramadhan merupakan tradisi turun temurun.

"Ritual ini bermakna membasuh diri atau mensucikan diri untuk melaksanakan ibadah puasa,"ungkapanya.

Meski pelaksanaan bulan suci Ramadhan belum di tetapakan oleh pemerintah, kata Pahrul,warga tetap melakukan tradisi tersebut untuk berjaga-jaga. "Ya, kita berjaga-jaga ajah. Walaupun hari H nya belum ditetapakan," katanya.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill