Connect With Us

Pagelaran Musik Inbox Dihentikan Wali Kota

| Kamis, 8 Oktober 2009 | 17:51

TANGERANGNEWS-Dianggap mengganggu jam belajar siswa, acara musik Inbox yang digelar salah satu stasiun televisi swasta dihentikan oleh Wali Kota Tangerang Wahidin Halim, pagi tadi. Dikatakan Wahidin, penghentian acara Inbox itu dikarenakan selain acara tersebut dilaksanakan pada jam belajar siswa sekolah juga menyebabkan terjadinya keributan antar pelajar pada saat menonton pentas musik tersebut, sehingga mengganggu proses pembangunan dunia pendidikan di Kota Tangerang yang sedang giat-giatnya dibangun oleh Pemkot Tangerang. “Acara ini dilaksanakan pada jam belajar siswa sekolah dan sering memicu keributan,” kata Wahidin sesaat setelah meninjau langsung pelaksanaan pentas musik Inbox yang diselenggarakan di halaman parkir Mall Metropolis Town Square, Kota Tangerang, yang disiarkan secara langsung. Selain itu, Wahidin juga menemukan fakta bahwa para penonton pentas musik tersebut banyak dari kalangan pelajar yang masih menggunakan seragam sekolah baik itu SMP maupun SMA/K yang datang tidak hanya dari Kota Tangerang tapi juga dari luar wilayah Kota Tangerang. Saat bertanya kepada beberapa siswa yang memadati lokasi, Wahidin mendapati beberapa diantaranya yang sengaja tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah hanya demi menyaksikan acara tersebut. Dan ini tentunya menjadi satu bentuk keprihatinan tensendiri bagi kita dan semua pihak, terutama terkait perkembangan dunia pendidikan. Selanjutnya, kepada pihak manajemen Mall Metropolis Town Square dan penyelenggara Inbox, Wahidin menegaskan agar para penyelenggara pentas musik tidak hanya mengedepankan segi komersial semata tapi harus juga memikirkan nilai-nilai moralitas, khususnya bagi para pelajar sekolah yang akan menjadi penerus bangsa ini. Sementara itu, Manager Public Relations PT Lippo Karawaci Tbk, Paulus Pandiangan yang mewakili pihak Metropolis Town Square mengatakan, pihaknya bersedia jika harus menghentikan ancara tersebut. “Kita akan mendukung langkah Pemkot dalam memajukan pendidikan. Kalau acara harus dihentikan akan kita laksanakan,” ungkapnya. (rangga).
TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

TANGSEL
Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA secara gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill