Connect With Us

Pengedar Sabu Jaringan Austin Dibekuk Satnarkoba Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 25 Juni 2015 | 13:09

Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang membekuk pengedar narkoba asal Nigeria Patrick Uzoebgu, 25, ketika hendak bertransaksi di kawasan Jakarta Utara. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Sat Narkoba Polres Metro Tangerang membekuk pengedar narkoba asal Nigeria Patrick Uzoebgu, 25, ketika hendak bertransaksi di kawasan Jakarta Utara.

Dari pengakuan tersangka, dia merupakan satu jaringan dengan Okeke Austin Ckukwuma, 27, pria WN Nigeria yang mencoba menyelundupkan narkotika jenis sabu di dalam perutnya melalui Bandara Soekarno Hatta. Namun, mengakhiri hidup dengan cara merobek perutnya sendiri setelah sabu yang ada didalam perutnya pecah.

Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Juang mengungkapkan Patrick merupakan pengedar narkotika jaringan internasional asal Nigeria. Ia diringkus disebuah apartemen di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu (24/6) siang. Dari hasil penggeledahan di apartemennya, pihaknya berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 3 gram serta ganja siap edar seberat 14,84 gram.

  1. Keluarkan Narkoba,WN Nigeria di Bandara Sayat Perutnya Sendiri
  2. Divonis 14 Tahun, Terdakwa Bandar Sabu Ngamuk di Tahanan WN Nigeria
  3. Ada Sisa 36 Kapsul Sabu di dalam Perut WN Nigeria


“Kami mengamankan tersangka atas nama Patrick Uzoebgu yang mana tersangka sudah menjadi DPO, dari hasil pengembangan kita masih mencari tiga orang DPO lainnya yang juga masih satu jaringan dengan tersangka,” ujar Juang, Kamis (25/6).

Menurut Juang, penangkapan dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB. Patrick sempat melawan dengan mencoba kabur, namun petugas dapat melumpuhkannya, lalu mengamankannya ke Mapolres Metro Tangerang Kota guna dilakukan penyidikan.

Penangkapan Patrick sendiri bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa tersangka sering mengedarkan serta bertransaksi narkotika di wilayah Karawaci, Kota Tangerang, dari hasil observasi dilapangan, pihaknya terus menyelidiki sepak terjang tersangka hingga ke Jakarta, di wilayah Kelapa Gading Jakarta Utara, tersangka akhirnya diringkus.

“Dari hasil pemeriksaan, Patrick mengaku mengenal Austin. Dalam tugasnya, Patrick merupakan seorang pengedar jaringan internasionan asal Nigeria dan masih satu jaringan dengan Austin,” ujar Juang.

Juang menegaskan, saat ini pihaknya terius melakukan penyelidikan atas pengembangan kasus itu. Dalam membongkar jaringan Nigeria pihaknya tak berhenti melakukan penyelidikan sampai disitu saja. Pihaknya juga berencana akan meminta izin ke kedutaan besar untuk mengembangkan kasus jaringan Nigeria itu sampai ke luar negeri termasuk negara pelaku yakni Nigeria.

"Akan kami selidiki terus, kita berantas narkoba sampai ke akar-akarnya,”ujarnya.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill