Connect With Us

Satu Pembunuh Mayat dalam Tong di Tangerang diringkus

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 27 Juni 2015 | 15:57

Mayat dalam Tong Air memiliki ciri tato bergambar daun di betis kanannya. (Rusdy / TangerangNews)


TANGERANG-Sat Reskrim Polres Metro Tangerang menangkap salah satu pembunuh pria tanpa identitas yang dimasukkan ke dalam tong air di lahan kosong di Kampung Nerogtog, RT 05 RW 02 Pinang, Cipondoh, Kota Tangerang.

"Pelaku berinisal berinisial FD ditangkap di Cikarang Selatan, pada Jumat (26/6), sekitar pukul 01.30 WIB. Dari pengakuannya, dia melakukan pembunuhan bersama empat kawannya yakni BG, ST, RN, HC. Mereka masih buron," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto, Sabtu (27/6).

Menurut Kapolres, motif pembunuhan tersebut belum diketahui, begitupun dengan identitas korban. Pasalnya, FB adalah orang yang bertugas menjaga tanah. Dia hanya membantu temannya agar pembunuhan dilakukan di tanah tersebut.

"Dia cuma dimintai tolong oleh temennya, tapi tidak kenal dengan korban. Otak pembunuhannya sendiri belum ditangkap," katanya.

Kapolres menjelaskan, saat terjadinya pembunuhan, FD disuruh keluar area pagar tanah kemudian tidur di rumah tersangka BG. Besok harinya pada 23 Juni 2015 sekitar pukul 04.00 WIB, FD diajak kabur oleh RJ, karena BG, ST dan RN telah membunuh korban dengan menggorok leher dan membacok kepalanya. "Mereka pun langsung melarikan diri," katanya.

Hingga saat ini, kata Kapolres, pihaknya masih menyelidiki kasus ini dan mengejar para pelaku yang masih buron. Terkait identitas korban yang masih misterius, pihaknya telah menyebar foto ciri-ciri korban bergambar tato manusia bersayap di punggung dan daun di kaki.

"Kita meminta kepada pihak yang merasa kenal korban agar segera melapor ke polisi," jelasnya.

Tersangka FD dijerat pasal 339 KUHP tentang pembunuhan karena turut serta membantu pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

KAB. TANGERANG
Atasi Kelainan Refraksi Mata, JEC Skrining Ratusan Warga Kurang Mampu di Tangerang

Atasi Kelainan Refraksi Mata, JEC Skrining Ratusan Warga Kurang Mampu di Tangerang

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:41

Menindaklanjuti semangat World Sight Day 2026, JEC Eye Hospitals and Clinics berkolaborasi dengan Parent Teacher Association (PTA) Secondary Syafana Islamic School menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Gratis.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill