Connect With Us

Pedagang Bendera di Tangerang Laris Manis

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 9 Agustus 2015 | 17:36

Penjual bendera di Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 TANGERANG-Mejelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70 pada 17 Agustus, pedagang bendera merah putih kini mulai terlihat di banyak lokasi dan berkeliling kampung. Para pedagang menjajakan sang saka merah putih dengan variasi ukuran dan harga.

 

Seperti Amir yang berdagang di Jalan Mochamad Yamin, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Dia selalu berjualan bendera di setiap menjelang Agustusan. Untuk bendera ukuran 20 CM x 80 CM diberandol Rp 55 - Rp65 ribu. Ukuran 1 meter x 80 cm dijual Rp 75-85 ribu. Umbul umbul dijual antara Rp30-60 ribu, sedangkan tiang bendera antara Rp 10-15 ribu.

 

“Harganya bervariasi tergantung ukuran, tapi terjangkau kok,” jelasnya.

 

Momentum ini selalu dimanfaatkan untuk mendapatkan rezeki. Dirinya membawa seratusan bendera untuk tahap awal, yang biasanya sudah habis hanya dalam waktu seminggu.

 

"Pembelinya beragam, ada warga yang dipasang di rumahnya, kantor sampai toko-toko. Mereka membeli bendera karena bendera lama sudah pudar warnanya," ujarnya.

PROPERTI
Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39

Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.

NASIONAL
Purbaya Optimistis Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Kembali Melandai

Purbaya Optimistis Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Kembali Melandai

Senin, 22 Juni 2026 | 12:44

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 berpeluang turun setelah sebelumnya mengalami kenaikan pada 9 Juni 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill