Connect With Us

PDAM Tangerang Tambah Armada Pengangkut Air

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 Agustus 2015 | 18:54

Petugas PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang mempersiapkan air bersih untuk disebar ke sejumlah wilayah di Kota Tangerang, Rabu (12/8/2015). (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)


TANGERANG-Kekeringan di sejumlah wilayah Kota Tangerang selama dua bulan terakhir, membuat semakin banyak masyarakat yang kekurangan air bersih. Pemerintah Kota Tangerang pun berupaya menambah armada truk tangkinya dari bantuan pihak Provinsi, Kepolisian maupun Militer untuk pendistribusian air.

"Untuk distribusi air kami telah menambah armada sebanyak 4 unit dari BPBD. Selain itu juga kami dibantu dari kepolisian, dikirimkan mobil baraccuda dan water cannon, rencananya juga polres akan menarik barracuda dari daerah laninnya. Sementara itu juga dari propinsi telah dikirimkan sebanyak 4 mobil untuk membantu distribusi, jadi total sekitar 50 mobil dari sebelumnya 19 mobil yang kita terjunkan ke masyarakat," jelas Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, (13/8).

Arief juga sempat meminta kepada pihak PDAM agar menambah pompa untuk pengisian air, agar distribusinya bisa berjalan lancar. Selain itu dia mengaku telah memanggil seluruh jajaran petinggi PDAM, untuk terus mengoptimalkan pelayanannya, serta memfokuskan perhatiannya pada kondisi saat ini.

"Saya minta seluruh kabag ambil alih, kita fokus pada pelayanan air bersih, jangan pandang mereka konsumen siapa, yang penting semua terlayani, tetap tenang, tapi jangan jadi penonton," jelasnya.

Khawatir dengan persediaan air Cisadane yang semakin menipis, Arief juga menyurati para pelaku usaha untuk membantu memberikan air kepada masyarakat

"Hari ini saya baru saja menandatangani surat edaran yang akan disebarluaskan di 13 kecamatan, intinya meminta kepada para pelaku usaha yang memiliki sumur air tanah untuk membantu memberikan sebagian airnya kepada warga sekitar," jelasnya.

Menurut Arief, ini merupakan bentuk langkah antisipatif yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang, mengingat perbaikan pintu air 10 membutuhkan cukup waktu, apalagi ditambah kondisi cuaca di Kota Tangerang yang tidak kunjung turun hujan.

"Setiap harinya debit air sungai berkurang karena kita olah dan kita distribusikan ke masyarakat, sementara sungainya ini sendiri tidak mendapatkan tambahan air. Saat ini debit sungai cisadane ada di angka 855 cm, dari normalnya 1250 cm. Ini adalah debit air terendah dalam beberapa puluh tahun terakhir," tandasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill