Connect With Us

Yuyun dapat Rp2,4 Miliar Ganti Rugi di Tanah Tinggi Tangerang

Denny Bagus Irawan | Jumat, 4 September 2015 | 18:38

Yuyun Maryunah warga yang hari ini juga langsung mendapat mendapat transfer dari PT KAI sebanyak Rp2,4 miliar dari luas tanah 297 meter. Nilai sebesar itu tak hanya diberikan atas hak tanahnya, tetapi bangunan diatas lahan milik Yuyun juga dihitung tim a (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Adalah Yuyun Maryunah warga yang hari ini juga langsung mendapat mendapat transfer dari PT KAI sebanyak Rp2,4 miliar dari luas tanah 297 meter.  Nilai sebesar itu tak hanya diberikan atas hak tanahnya, tetapi bangunan diatas lahan milik Yuyun juga dihitung tim appraisal.

“Saya sudah 45 tahun tinggal di sana, sekarang sudah tinggal di Serang dan sisanya akan digunakan untuk membeli tempat kos dibebera lokasi,”terangnya.

Pembayaran ganti rugi pembebasan lahan yang akan digunakan sebagai jalur rel Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk wilayah di Kota Tangerang pada tahap pertama sebesar Rp14, 7 miliar dari total Rp1,3 triliun telah cair, hari ini. Warga mendapat setiap per meternya rata-rata diatas harga NJOP.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang Himsar menyatakan, nilai nominal per meter untuk ganti rugi tanah warga tersebut diserahkan kepada penilain tim  appraisal, dengan   terbagi menjadi dua komponen. Adapun yang pertama adalah fisik, kemudian non fisik.

“Untuk non fisik tidak bisa dibagi rata-ratanya tergantung penggunaan lahan, walau berdekatan berbeda nilai. Tetapi semua diatas rata-rata NJOP,” terangnya.

 #Kereta Bandara Tangerang

#Bandara Soekarno-Hatta

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill