Connect With Us

Pekan Depan Konstruksi Kereta Bandara di Tangerang dibangun bertahap

Denny Bagus Irawan | Jumat, 4 September 2015 | 18:15

Rochsjid, Executive Vice President Logistic Development PT KAI (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Rochsjid, Executive Vice President Logistic Development PT KAI menyatakan, tingkat kesulitan pada proyek Kereta Bandara yang telah direncanakan sejak 2009 dengan keseluruhan panjang 32 kilometer itu sudah dilalui seluruhnya. Sedangkan warga lainnya saat ini sedang dalam tahap melengkapi berkas. #Bandara Soekarno-Hatta

“Bagi yang sudah lengkap tinggal buat rekening bank, karena akan langsung ditransfer,” tuturnya.

Setelah pencairan tersebut, sesuai dengan target BPN Kota Tangerang pembangunan konstruksi akan selesai pada dua bulan lagi penyediaan lahan, maka pada pekan depan mulai dibangun.

“Pekan depan kita mulai bangun dengan bertahap, terutama yang telah dibebaskan di dekat bandara. Kita targetkan 2017 beroperasi total,” tuntasnya.

Sedangkan, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Himsar menyatakan, luas tanah secara keseluruhan yang akan dibebaskan untuk proyek itu seluas 36 hektare,  yang mencakup lima kecamatan dan delapan kelurahan di Kota Tangerang. 

Dari 36 hektare itu terdapat 815 bidang. Sedangkan tahap pertama yang telah cair sebanyak 18 bidang yang terdapat di delapan di kelurahan Tanah Tinggi dan 10 di kelurahan Poris Plawad dari 18 warga.

”Dari jumlah bidang sebanyak 815, 322 bidang sudah masuk, sehingga sudah bisa dikatakan  progresnya telah 40%,” terangnya.

Saat ditanya nilai nominal per meter untuk ganti rugi tanah warga tersebut, Himsar mengatakan, penilain tim  appraisal  terbagi menjadi dua komponen. Adapun yang pertama adalah fisik, kemudian non fisik. “Untuk non fisik tidak bisa dibagi rata-ratanya tergantung penggunaan lahan, walau berdekatan berbeda nilai. Tetapi semua diatas rata-rata NJOP,” terangnya.#Kereta Bandara Tangerang

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANTEN
Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:36

Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill