Connect With Us

Stasiun Kereta Bandara Soekarno-Hatta Selesai 2016

Denny Bagus Irawan | Selasa, 12 Agustus 2014 | 18:19

Kegiatan donor darah dalam merayakan hari jadi ke-30 PT Angkasa Pura II di Kantor Pusat PT Angkasa Pura II, Selasa (12/8). (Dira Derby / TangerangNews)

 
TANGERANG-Stasiun kereta di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan selesai pada 2016 mendatang. Target tersebut ditetapkan setelah PT Angkasa Pura II  suntikan dana dari Bank Internasional Indonesia (BII).
 
Direktur PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko mengatakan, kebutuhan infrastrukur sangat mendesak diberbagai bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II. Termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Karenanya, pihaknya mentargetkan penyelesaian pembangunan stasiun di Bandara Soekarno-Hatta akan selesai pada 2016.
 
”Kita tidak bisa menunggu. Nanti  kelihatan-nya sama dengan jadwal (pembangunan rel KA Jakarta-Bandara) PT KAI, yakni 2016,” kata Tri sesuai membuka kegiatan donor darah dalam merayakan hari jadi ke-30 PT Angkasa Pura II di Kantor Pusat PT Angkasa Pura II, Selasa (12/8).   
 
Adapun suntikan dana yang telah digelontorkan BII merupakan penyediaan fasilitas pinjaman berjangka 10 tahun sebesar Rp 1,5 triliun. Jumlah tersebut menurut Tri  adalah untuk tahap awal dari jumlah yang dibutuhkan sebesar Rp26 triliun untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta saja.  
 
“Kebutuhan infrastruktur sedemikian medesak, contohnya di Terminal 1 dan 2 kapasitasnya dari 22 juta penumpang kini 60 juta. Kita harus mengejar banyak ketertinggalan kita, karena kebutuhan besar kita harus bekerjasama dengan perbankan,” terangnya.
 
PT Angkasa Pura II menurutnya kini tengah melakukan berbagai pengembangan dan pembangunan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, diantaranya adalah Terminal 3 Ultimate yang diproyeksikan sebagai terminal penumpang pesawat tercanggih di Indonesia.
 
Setelah pembangunan Terminal 3 Ultimate selesai tahun depan, Angkasa Pura II akan melakukan revitalisasi Terminal 1 dan Terminal 2. Adapun nantinya usai pengembangan dan pembangunan terminal-terminal tersebut, kapasitas daya tampung di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi 61 juta penumpang atau naik 177% dibandingkan dengan kapasitas sekarang 22 juta penumpang.

Pembangunan lain yang tengah disiapkan di bandara yang meraih predikat The 4th World’s Most Improved Airports dari Skytrax itu adalah integrated building yang terletak di antara Terminal 1 dan Terminal 2.
 
Integrated building diproyeksikan menjadi gedung one stop service dimana di dalamnya terdapat area komersial, mal, hotel, area parkir, stasiun kereta, serta stasiun automated people mover system yang merupakan alat transportasi khusus di dalam area bandara.
 
Tri S. Sunoko mengatakan, kemitraan dengan BII merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkelas dunia.
 
“AP II tengah melakukan pembangunan dan pengembangan hampir di seluruh bandara yang dikelolanya. Khusus Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dana yang diperlukan sekitar       Rp26 triliun untuk periode 2007 hingga 2020. Saya pikir akan bisa dilihat hasilnya pada 2020,” papar Tri.

Lalu kenapa hanya Rp1,5 triliun, menurut Tri jika sekaligus nantinya aka nada beban keungan yang ditanggung. Pihaknya merasa dengan suntkan tersebut sudah cukup untuk tahap awal.
 
 

 
 
BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

KAB. TANGERANG
10 Tahun Tempat Hiburan Malam Beroperasi Dekat Puspemkab Tangerang, Begini Tanggapan Bupati

10 Tahun Tempat Hiburan Malam Beroperasi Dekat Puspemkab Tangerang, Begini Tanggapan Bupati

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:18

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menanggapi polemik terhadap keberadaan sejumlah tempat hiburan malam (THM) di area Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill