Connect With Us

Ganti Rugi Lahan Kereta Bandara Soekarno-Hatta Cair

Denny Bagus Irawan | Jumat, 4 September 2015 | 14:52

Yuyun Maryunah warga yang hari itu juga langsung mendapat mendapat transfer dari PT KAI sebanyak Rp2,4 miliar dari luas tanah 297 meter. Nilai sebesar itu tak hanya diberikan atas hak tanahnya, tetapi bangunan diatas lahan milik Yuyun juga dihitung tim a (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Pembayaran ganti rugi pembebasan lahan yang akan digunakan sebagai jalur rel Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk wilayah di Kota Tangerang pada tahap pertama sebesar Rp14, 7 miliar dari total Rp1,3 triliun telah cair. Warga mendapat setiap per meternya rata-rata diatas harga NJOP.

Dana pencairan tersebut digulirkan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang pada Jumat (4/9) dengan cara ditransfer ke rekening bank.  Proyek Kereta Bandara direncanakan sejak 2009 dengan keseluruhan panjang 32 kilometer. Beberapa rel menggunakan trek lama dari Manggarai  hingga Bandara Soekarno-Hatta dengan tambahan trek baru 12 kilometer.  

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Himsar menyatakan,  sampai dengan saat ini telah masuk pada tahap pelaksanaan pengumpulan data yuridis yang akan diserahkan kepada tim appraisal indepen.

 Adapun tahapannya, mengikuti  Undang-undang No.2  tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum  sesuai tahap pertama  adalah domain PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan melakukan perencanaan.#Bandara Soekarno-Hatta

Kemudian, domain selanjutnya yakni persiapan telah dilakukan pihak Provinsi Banten. Selanjutnya adalah domain BPN sebagai penyedia tanah.

 “Saya sebagai ketua pelaksananya. Kita serahkan Rp14,7 miliar dari total keseluruhan Rp1,3 triliun,”terang Himsar.

Dia menjelaskan, luas tanah secara keseluruhan yang akan dibebaskan untuk proyek itu seluas  36 hektare yang mencakup lima kecamatan dan delapan kelurahan di Kota Tangerang. 

Dari 36 hektare itu terdapat 815 bidang. Sedangkan tahap pertama yang telah cair sebanyak 18 bidang yang terdapat di delapan di kelurahan Tanah Tinggi dan 10 di kelurahan Poris Plawad dari 18 warga.

”Dari jumlah bidang sebanyak 815, 322 bidang sudah masuk, sehingga sudah bisa dikatakan  progresnya telah 40%,” terangnya.

Saat ditanya nilai nominal per meter untuk ganti rugi tanah warga tersebut, Himsar mengatakan, penilain tim  appraisal  terbagi menjadi dua komponen. Adapun yang pertama adalah fisik, kemudian non fisik. “Untuk non fisik tidak bisa dibagi rata-ratanya tergantung penggunaan lahan, walau berdekatan berbeda nilai. Tetapi semua diatas rata-rata NJOP,” terangnya.

Soal warga yang masih belum setuju dengan nominal yang ditawarkan, dia mengaku sampai dengan saat ini beberapa diantaranya telah mencabut gugatan.

Dia menyatakan, tidak ada kendala lagi, karena tokoh masyarakat telah ditemui dan sudah tak ada tawar menawar lagi.

“Ini diharapkan dapat menjadi trigger ,” katanya. #Kereta Bandara Tangerang

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill