Connect With Us

Kereta Bandara Soekarno-Hatta 2016 Mulai Beroperasi

Sumber detikcom | Minggu, 1 Februari 2015 | 18:32

Ilustrasi Kereta Api (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melengkapi Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (Banten) dengan moda kereta api. Meski sangat diperlukan, proyek ini sempat terkendala pembebasan lahan.

Direktur Utama PT Railink M Fadhil menerangkan, masyarakat yang dilewati kereta bandara telah bersedia melepas kepemilikan lahannya.
 
Proses selanjutnya ialah appraisal atau penilaian harga tanah oleh tim independen. Tim ini, yang disepakati oleh warga dan KAI, akan menentukan harga tanah.

"Semua masyarakat sudah setuju dan sekarang enggak ada kendala dengan lahan. Masyarakat sekarang sudah support. Saat ini masih proses appraisal. Kita cakup 7 kelurahan. Tapi yang sudah selesai 5 kelurahan dan masih berjalan untuk appraisal ada 2 kelurahan lagi," jelas Fadhil.

Proses appraisal akan dilakukan secara detil sehingga tidak bisa diburu-buru. Ditargetkan nilai tanah akan diumumkan pada Februari 2015. Setelah pembayaran lahan, KAI akan memulai proses konstruksi selama 1 tahun.

"Pertengahan 2016 sudah bisa operasi. Memang ini mundur dari target karena persoalan lahan," katanya.

Fadhil menyebut cara yang ditempuh KAI, induk usaha dari Railink, cukup efektif. KAI memberi tawaran kepada warga yang bersedia melepas kepemilikan lahannya untuk menjadi pegawai KAI.

KAI juga akan memasang nama-nama keluarga yang lahannya sukarela dibeli untuk proyek kereta bandara pada salah satu stasiun. Langkah ini tentunya bagian dari apresiasi perseroan kepada warga. Meski ada stimulus, KAI tetap membayar tanah warga sesuai penilaian tim independen.

"Satu anggota keluarga dijadikan karyawan, akhirnya mereka mau support. Itu yang ditawarkan," sebutnya.
 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill