Connect With Us

Kota Tangerang dan Tangsel Pilih Kelola Sampah Sendiri, Pemprov Banten Siapkan 4 PSEL Baru

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:10

Tumpukan Sampah di TPA Cipeucang, Serpong, Kota Tangsel, Senin 22 Desember 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sejumlah daerah mulai mengajukan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) secara mandiri.

Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan menjadi dua wilayah yang memilih keluar dari skema aglomerasi Tangerang Raya untuk mengelola sampahnya sendiri.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten Ari James Faraddy mengatakan, kedua daerah tersebut dinilai siap menangani pengelolaan sampah mandiri, termasuk operasional pengangkutan hingga pengolahan sampah harian.

“Kota Tangerang dan Tangsel menyanggupi sendiri,” ujar Ari dikutip dari Antara, Selasa 19 Mei 2026.

Menurutnya, timbulan sampah di Kota Tangerang maupun Tangerang Selatan mencapai sekitar 1.500 ton per hari. 

Dengan volume sebesar itu, pengelolaan mandiri dianggap lebih efektif dibanding harus mengirim sampah ke wilayah lain.

Pemprov Banten mencatat lokasi pembangunan PSEL di masing-masing daerah juga sudah mulai disiapkan. 

Kota Tangerang direncanakan membangun PSEL di kawasan Jatiuwung, Tangerang Selatan di Cipeucang, Kabupaten Tangerang di Jatiwaringin, sedangkan kawasan Serang Raya dipusatkan di Cilowong.

“Kalau mandiri tidak apa-apa. Jadi, empat PSEL nanti,” kata Ari.

Sementara itu, Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang tetap memilih bergabung dalam skema aglomerasi pengelolaan sampah Serang Raya.

Ari menilai sistem pengelolaan mandiri mampu mengurangi beban pengangkutan sampah lintas wilayah yang selama ini dinilai kurang efisien.

Selain memangkas biaya transportasi, langkah tersebut juga dianggap dapat mengurangi kemacetan hingga penumpukan sampah.

“Sekarang bayangkan saja 1.500 ton, satu kendaraan 24 ton, bagi saja berapa unit kendaraan. Lebih baik sendiri bisa terolah, mengelola langsung. Tidak perlu simpan buang, belum macetnya,” jelasnya.

Tak hanya wilayah Tangerang dan Serang Raya, tren pembangunan PSEL juga mulai merambah daerah lain di Banten.

Sementara Kabupaten Pandeglang juga turut mengajukan pembangunan fasilitas serupa.

Pemprov Banten menyebut seluruh rencana pembangunan PSEL tersebut saat ini terus dikoordinasikan bersama pemerintah pusat, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Danantara, hingga Kementerian Lingkungan Hidup.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

BANDARA
InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:11

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill