Connect With Us

Polres Metro Tangerang Larang Mobil Bak Terbuka Konvoi Tahun Baru

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 21 Desember 2015 | 19:00

Donni Eka Syaputra (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Polres Metro Tangerang menghimbau agar warga tidak melakukan konvoi dengan menggunakan mobil bak terbuka saat perayaan malam pergantian Tahun Baru 2016. Hal tersebut untuk mencegah kecelakaan dan menjaga ketertibaan.

 

"Mobil bak terbuka jika digunakan untuk mengangkut orang akan membahayakan. Jadi kami berharap untuk tidak dipakai," tegas Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kompol Donni Eka Syahputra, Senin (21/12).

 

Donni menegaskan, jika pihaknya menemukan ada yang menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang saat perayaan malam Tahun Baru, akan ditindak dan diberi sanksi kepada yang bersangkutan.

 

"Dalam pelaksanaannya tergantung situasi nanti, apakah akan ditindak dengan tilang dan penumpang diturunkan atau ada tindakan lain," tambah Donni.

 

Dalam hal konvoi, belum ada larangan dan intruksi langsung dari pihak Kapolri. Namun, semua masyarakat harus tetap mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan jangan melanggar ketentuan-ketentuan yang telah ditentukan oleh Polri.

 

"Belum ada intruksi dari Kapolri mengenai larangan konvoi, biasanya kita melakukan penyekatan-penyekatan di beberapa titik, untuk mengubah dan alih arus tergantung situasi. Konvoi malam tahun baru biasanya tidak terencana, masing-masing start dari kediamannya, terus bertemu dijalan bergabung dengan kepadatan," ujar Donni.

 

Meski demikian, jelas Donni, adanya larangan ini bukan berarti warga Kota Tangerang tidak boleh berpergian merayakan tahun baru. Namun, hal ini bertujuan agar pergantian tahun baru dapat berjalan aman dan tertib.

 

"Kami tidak melarang warga untuk berpergian merayakan malam pergantian tahun. Namun, yang harus diperhatikan adalah harus tertib berlalu lintas," jelanya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill