Connect With Us

DPRD Usulkan Kota Tangerang Miliki RSUD Sendiri

| Selasa, 3 November 2009 | 09:55

TANGERANGNEWS-DPRD Kota Tangerang mengusulkan agar Pemkot Tangerang membangun rumah sakit umum daerah (RSUD) sendiri. Itu dianggap penting, karena tidak lazim jika terus menerus menggantungkan kesehatan masyarakat Kota Tangerang kepada APBD Kabupaten Tangerang. Sebab, saat ini masyarakat di Kota Tangerang banyak yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang. "Kalau tidak bisa membangun ambil alih RSUD Kabupaten Tangerang. Alangkah tidak baiknya RSUD yang menggunakan APBD Kabupaten Tangerang tetapi masyarakat Kota Tangerang meminta pelayanan kesehatan maksimal seperti yang diperoleh masyarakat Kabupaten Tangerang. Jangan gunakan analisa untung rugi untuk masyarakat sendiri," ujar Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine, seusai memimpin rapat penyampaian pemangangan umum fraksi tentang Raperda APBD 2010, sore kemarin. Usulan itu, kata dia, adalah permintaan hampir seluruh fraksi di DPRD Kota Tangerang. Apabila sampai dengan tahun 2010 RSUD Kabupaten Tangerang itu tidak dapat diambil alih, maka DPRD mengusulkan kepada Wali Kota Tangerang Wahidin Halim agar Dinas Kesehatan Kota Tangerang untuk merencanakan pembangunan RSUD Kota Tangerang dengan biaya pembangunan dan operasionalnya dari APBD Kota Tangerang. "Sebab kami melihat meski Pemkot Tangerang telah memiliki program kartu multi guna yang membantu deposit biaya perawatan masyarakat tak mampu, aktualisasi dari program itu oleh Rumah Sakit swasta masih terbilang implementasinya kurang," ujar Herry. Wali Kota Tangerang Wahidin Halim melalui juru bicaranya Ahsan Annahar mengatakan, sebenarnya usulan DPRD itu sudah direncanakan Pemkot Tangerang. Bahkan, kata dia, Wakil Wali Kota telah dimintanya untuk menjadi mediator serta menginventarisir. Tahapannya saat ini, dalam penyusunan negosiasi dan penghitungan barang-barang yang ada di RSUD Kabupaten Tangerang. "Karena kan ada barang yang tidak bisa diserahkan," katanya. Impian untuk melayani masyarakat Kota Tangerang dengan adanya RSUD Kota Tangerang telah dilakukan dengan cara menghadirkan Puskesmas rawat inap di Cipondoh. "Itu salah satu wujudnya kalau kita sebenarnya sudah menginginkan adanya RSUD di sini," jelasnya. Wali Kota telah memperhitungkan jika pada 2010 ini RSUD Kabupaten Tangerang tidak bisa diambil alih. Pemkot Tangerang akan membangun sendiri RSUD. "Wali Kota sangat menginginkan kok RSUD ada di sini, karena kami memang menyadari perlu RS yang benar-benar murni melayani masyarakatnya," tandasnya. (dira)
TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

BANDARA
Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:20

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat pengawasan di seluruh jalur keluar perbatasan Indonesia menyusul lonjakan kasus penyelundupan emas ke luar negeri.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill