Connect With Us

Polisi Tetapkan Tersangka Pembunuh Siswa SMP

| Rabu, 4 November 2009 | 23:40

TANGERANGNEWS-Pelaku pembunuh Febriani Irawan (13), siswi SMP Negeri 12 Priuk, Kota Tangerang, yang tewas karena luka sayatan dileher dan tangannya, telah ditetapkan menjadi tersangka oleh pihak Polres Metro Kota Tangerang. Kini, surat perintah untuk penangkapan tersangka sudah dikeluarkan. Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kompol Budhi Herdi Susyanto, setelah pihaknya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, disimpulkan bahwa pelaku berinisal F yang membunuh korban. “Jadi yang bersangkutan kami tetapkan sebagai tersangka dan telah dikeluarkan surat perintah penangkapan atas dirinya,” ujarnya. Meski demikian, Budhi belum bisa memberikan keterangan tentang motif yang dilakukan pelaku hingga tega menghabisi nyawa anak dari pasangan Sujanto Irawan dan Sri Rubiatun ini. Saat ini, kata dia, pihaknya masih mendalami kasus tersebut apakah karena perselingkuhan atau balas dendam. “Tunggu hingga tersangka berhasil kita tangkap untuk mengetahui apakah ada keterlibatan orang lain dalam kasus ini. Saat ini, kita masih memfokuskan diri untuk terus memburu tersangka,” terangnya. Terkait pemerkosaan yang dilakukan pelaku sebelum membunuh korban, Budhi mengungkapkan, berdasarkan hasil visum sementara dari dokter yang mengotopsi korban, selaput darah korban masih utuh. “Secara lisan dokter memang bilang selaput darah korban utuh, tapi keterangan resminya belum ada” ungkap Budhi. Seperti yang diketahui sebelumnya, Febri yang merupakan warga Perumahan Villa Tangerang Indah Blok AF1 No 21, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Priuk, Jatiuwung Kota Tangerang dibunuh dirumahnya, pada Minggu (1/11) sore, diduga dilatarbelakangi sebuah perselingkuhan yang dilakukan ibu korban bersama seorang laki-laki berprofesi sopir angkutan jurusan Tangerang-Periuk.. Ayah korban, Sujanto Irawan yang bekerja sebagai Manajer Bisokop 21 di WTC Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), juga mengungkapkan bahwa istrinya memang telah berselingkuh dengan seorang lelaki sopir angkutan umum berinisial Fr, sehingga Sujanto pun berkesimpulan kalau yang membunuh anak semata wayangnya itu adalah selingkuhan istrinya. Terlebih ketika ibu korban Sri Rubiatun meminta putus, Fr dengan tegas menolak tak mau cintanya itu diputus bahkan mengancam akan membunuh Sri Rubiatun dan anaknya. Itu terungkap dari Saidi (38), rekan curhat ayah korban yang ditemui di RSU Tangerang ketika proses otopsi jenazah Febriyani.(rangga)
NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill