Connect With Us

Fasilitas Minim Jadi PR KONI Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:44

Pelantikan Pengurus KONI Kota Tangerang masa bakti 2016-2020 di Gedung Nyi Mas Melati, Kota Tangerang, Rabu (30/3/2016). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Komite Olahraga Naisonal Indoneisa (KONI) Kota Tangerang hingga kini masih minim fasilitas untuk pelatihan dan pengembangan para atlet. Padahal tiap tahun KONI mendapat dana hibah mencapai miliaran dari Pemerintah Kota Tangerang.

 

Ketua KONI Kota Tangerang Hadi Rusman mengakui bahwa pihaknya memang masih kekruangan fasilitas untuk mengembangkan atlet. Untuk tahun ini saja, KONI mendapat dana sebesar Rp8 miliar dari Pemkot Tangerang.

 

“Tapi anggaran itu memang lebih banyak digunakan untuk pembinaan atlet per triwulan di tiap cabang olahraga (cabor), gaji pelatih, asisten serta atletnya,” katanya usai pelantikan Pengurus KONI Kota Tangerang masa bakti 2016-2020 di Gedung Nyi Mas Melati, Kota Tangerang, Rabu (30/3/2016).

 

Minimnya fasilitas ini, kata Hadi, juga menyebabkan pihaknya kesulitan mencari atlet-atlet baru. Karena itu, pihaknya akan mencoba mengembangkan fasilitas atlet dengan membentuk club-club olah raga di tiap sekolah. Selain itu juga menggelar kompetisi rutin.

 

“Kita memang sering mengalami, jika setiap ada kegiatan kompetisi, para koordinator kecamatan kekusahan cari atlet di daerahnya sendiri. Nah yang akan kita lakukan membuat kompetisi olahraga di sekolah aktif kembali dan membuta club yang pelatihnya lansung dari Cabor KONI Kota Tangerang,” jelasnya.

 

Selain fasilitas pelatihan, masalah lain yang menjadi perhatian adalah warga kota Tangerang yang menjadi atlet di daerah lain. Hal ini akibat tergiur gaji atau bonus yang lebih besar di banding Kota Tangerang.

 

“Ini kerap terjadi di sekolah-sekolah yang berada di daerah perbatasan antara Tangerang dan Jakarta. Sekolah mereka kerap menggunakan pelatih olahraga dari Jakarta, sehingga kadang mereka ditarik pelatihnya. Ini sulit dikontrol. Diharapkan dengan membuka club di tiap sekolah bisa mencegah hal ini terjadi,” paparnya.

 

 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah yang hadir dalam pelantikan tersebut akan berupaya membantu KONI dalam pengembangan atlet seperti memanfaatkan GOR yang ada di tiap kecamatan.

 

“Pemkot Tangerang juga berupaya untuk mengubah pola pikir masyarakat agar bisa menjadikan olahraga menjadi life style di tengah hiruk pikuk kesibukan mereka. Serta bagaimana menjadikan olahraga sebagai budaya. Dengan mendorong masyarakat agar tertarik pola hidup sehat, diharapkan bisa lahir bibit-bibit atlet untuk kemajuan Kota Tangerang,” katanya.

 

 

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill