Connect With Us

Arief : Pemkot Tak Akan Tampung Pendatang

| Rabu, 11 November 2009 | 17:15

Arief Rachadiono Wismansyah (tangerangnews / tangerangnews/dira)

TANGERANGNEWS-Wakil Wali Kota Tangerang  Arief Rachadiono Wismansyah menolak pedagang kaki lima (PKL) yang berasal dari luar Kota Tangerang. Pasalnya, dengan bertambahnya PKL hanya akan menambah semerawut wajah Kota Tangerang.

“Masalah Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3) sangat digalakkan oleh Pemkot. Banyak sekali upaya yang dilakukan untuk mencapai K3 tersebut. Jadi, Pemkot tidak akan menampung pendatang yang hanya membawa kesusahan kita juga. Saya malah sangat berharap agar warga pendatang yang membuka usaha bisa memberikan kontribusi untuk kemajuan Kota Tangerang,” ungkapnya, Rabu (11/11).

Arief mengatakan, dirinya tidak membatasi jika seseorang ingin melakukan usaha di wilayah Kota Tangerang. Namun mereka juga harus melaksanakan kewajibannya dengan mematuhi Peraturan Daerah (Perda) yang ada. “Yang kita liat selema ini mereka tak hanya melanggar Perda PKL, melainkan juga melanggar UU Lalulintas dan Perda Ketertiban Umum.

Jadi sebaiknya, para PKL itu diusir karena jelas mereka melanggar peraturan disini,” tegasnya.  Sementara itu, kata Arief, pihaknya juga telah melakukan upaya untuk menertibkan PKL yang merupakan penduduk Kota Tangerang, seperti menyediakan tempat berjualan khusus PKL di pasar Anyar agar mereka tidak lagi berjualan dipinggir jalan. Namun, hal itu malah ditolak oleh pedagan di sana, dengan alasan tidak ada pembeli jika mereka pindah. “Selama mereka tidak mengikuti aturan yang ada, yang bisa kita lakukan hanya menertibkan mereka,” papar Arief.(rangga/dira)
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill