Connect With Us

Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 3 Mei 2026 | 08:56

Ular Sanca 3 Meter Menyumbat Drainase di Karang Tengah, Petugas BPBD Kota Tangerang Turun Tangan (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Warga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026. Padahal, wilayah tersebut tidak pernah direndam banjir sebelumnya. 

Genangan air yang muncul di Jalan Rawa Kambing RT 02/RW 02 tidak kunjung surut, sehingga warga mulai curiga ada gangguan pada saluran drainase. 

Saat mencoba mengecek dengan alat sederhana, warga merasakan adanya benda yang menghalangi aliran air di dalam pipa.

Khawatir kondisi semakin parah, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas UPT Damkar Ciledug BPBD Kota Tangerang yang lokasinya tidak jauh dari permukiman.

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan. Setelah berkoordinasi dengan warga, mereka memutuskan untuk membongkar bagian saluran air yang diduga tersumbat.

Di luar dugaan, petugas malah menemukan seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter yang meringkuk di dalam saluran. 

Tubuh ular tersebut menjadi penyebab utama tersendatnya aliran air hingga memicu genangan di permukiman.

Saat proses evakuasi dilakukan dan posisi ular mulai bergeser, air yang sebelumnya menggenang perlahan mulai surut.

Petugas Damkar Ciledug, Barasetio, mengakui proses evakuasi tidak berjalan mudah karena posisi ular terjepit di dalam saluran.

"Proses evakuasi sempat menemui kendala ketika tubuh ular terhalang batang besi di dalam saluran. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk membongkar saluran air setelah sebelumnya meminta persetujuan dari warga setempat," ujarnya.

Salah satu warga, Kamal, mengaku tidak menyangka penyebab genangan air berasal dari hewan tersebut. Ia menyebut kondisi ini berbeda dari biasanya karena lingkungan mereka jarang mengalami banjir.

"Kami lapor ke Damkar karena awalnya bingung kenapa air tidak surut-surut, padahal biasanya tidak begini. Ternyata ada ular sanca yang cukup besar di dalam. Kami sangat berterima kasih atas respon cepat dan bantuan dari petugas Damkar Ciledug," kata Kamal.

Setelah berhasil dievakuasi, ular sanca tersebut diamankan petugas untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Sementara itu, kondisi saluran air di kawasan tersebut kini kembali normal dan genangan sudah surut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Edarkan 1.623 Butir Obat Keras Berbagai Merk di Benda Tangerang, Dua Pelaku Diringkus

Edarkan 1.623 Butir Obat Keras Berbagai Merk di Benda Tangerang, Dua Pelaku Diringkus

Sabtu, 19 September 2026 | 22:20

Jajaran Polsek Benda, Polres Metro Tangerang Kota mengamankan dua orang terduga pelaku peredaran obat keras ilegal dalam Operasi Nila.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill