Connect With Us

SKPD di Kota Tangerang Harus Tanggap Banjir

| Jumat, 20 November 2009 | 16:40


TANGERANGNEWS- Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tangerang yang tergabung dalam satuan pelaksana (satlak) bencana diminta untuk siap siaga menghadapi tanggap darurat bencana banjir dimusim penghujan ini dengan mematangkan manajemen 3 M, yaitu manajemen pra-banjir, manajemen tanggup darurat dan manajemen pasca banjir.
 
Wali Kota Tangerang Wahidin Halim (WH) mengatakan, para kepala SKPD terkait diharuskan untuk memberikan laporan lengkap dalam bentuk panduan atau petunjuk pelaksanaan (juklak) yang siap digunakan. “Misalnya, panduan penanganan paska banjir secara rinci sehingga penanganan di lapangan dapat berjalan dengan baik,” ungkap WH saat memimpin rapat dengan para kepala SKPD terkait penanganan bencana banjir, di ruang rapat Wali Kota, Plaza Puspem, Jumat (20/11).
WH juga menambahkan bahwa kesigapan dalam tanggap darurat bencana tersebut harus komprehensif termasuk kesiapan personil dan materil. Seperti adanya posko banjir, tempat penampungan atau evakuasi, peta daerah atau titik banjir, posko obat dan dapur umum, serta kesiapan perahu tim SAR.
“Kesiapan yang komprehensif pun harus sampai pada penanganan paska bencana terkait rehabilitasi, penanganan dan pengerukan Lumpur, pengecekan tanggul-tanggul, jalan yang rusak serta pohon-pohon yang tumbang,” terangnya.

Tak hanya itu, semua dinas terkait dalam penanganan bencana banjir secara menyeluruh ini  harus terus siap siaga setiap saat. Sehingga bila terjadinya bencana banjir,  penanganan secara cepat dan komprehensif pun dapat segera dilakukan.

Dinas-dinas tersebut yakni, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang sejauh ini telah mempersiapkan sebanyak 70 orang personil dan 1.000 karung pasir untuk penanganan dan pemeliharaan bencana. Kesiapan ini didukung oleh lima truk tanki air bersih yang dipersiapkan oleh PDAM. Sedangkan dinas sosial Kota Tangerang telah siaga dengan bahan kebutuhan makanan pokok serta bahan pendukung lainnya.

Terkait penanganan paska banjir, dinas kebersihan dan pertamanan (DKP), mensiagakan personilnya untuk penanganan paska banjir seperti membersihkan sampah dan Lumpur. Termasuk juga dinas pemadam kebakaran dan Satuan polisi pamong praja (Pol PP) yang mensiagakan para personilnya untuk tanggap bencana banjir dimusim penghujan ini.(rangga)

TANGSEL
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:19

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill