Connect With Us

Tragedi Pospol Tangerang, Kapolri Perjelas Siapa Sultan Azianzah

Denny Bagus Irawan | Jumat, 21 Oktober 2016 | 13:10

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mejelaskan, Sultan Azianzah memang keluarga Polri. Dua orang kakaknya adalah anggota Polri yang bertugas di Tangerang.  Namun, keluarga menyatakan adiknya ini sering menghilang dari rumah sering main internet di warnet.

“Beberapa waktu lalu dia ada di sebuah pesantren yang ada di Ciamis. Orangtua dan kakaknya mencari di sana. Setelah ketemu, baru didatangi eh dia malah lari. Kemudian dikejar. Dibawa ke Polsek setempat. Namun kemudian setelah dibawa ke rumah,  hilang lagi adiknya ini,” ujarnya.

 Perilaku Sultan Azianzah memang, menurut Tito, banyak berubah setelah dia dari Ciamis.  Menurut Kapolri, hal itu juga sempat menjadi kekhawatiran keluarga. Meski Sultan Azianzah telah meninggal, Kepolisian tetap akan menelusuri jejak Sultan Azianzah belajar merakit bom.

 “Siapa terangksa SA ini. Dia adalah rekrutan pemilik pesantren di Ciamis yang berinisial FA. Pemilik pesantren ini sudah meninggal dunia awal tahun ini,” katanya.

ISIS

“FA merupakan bagian dari jaringan lama, Aljamaah Islamiah, dia beberapa kali membesuk Abu Bakar Baasir di Nusa Kambangan,” terang Kapolri. FA diketahuinya sejak adanya ISIS menjadi lebih pro terhadap ISIS, sehingga kelompok Aljmahah Islamiah terpcecah. “Karena ada yang dukung ISIS ada yang konsisten dengan Alqaedah.  Al qaedah dan ISIS sendiri terpecah,” tuturnya.  

Dia mengatakan, Sultan Azianzah baru direkrut oleh FA selama setahun. Disamping itu, Sultan sering online dengan kelompok ISIS. Tak hanya itu Sultan seraing membuka  website-website yang dimiliki ISIS.

“Ada tiga orang Indonesia di Syiriah yang sangat berpengaruh pada kelompok di Indonesia, yakni Bahrun Naim, Bahruim Syah dan Abu Jal, mereka terus merekrut dengan pola online,” ujarnya.

Sementara kelompok FA ini sebagian ke ISIS, leadingnya adalah JAD pimpinan Maman Abdurahman.  sebagaian tetap pada Alqaedah. “Ideologi FA mengarah mendukung pada ISIS,” terang Kapolri.  

 Kenapa yang disasar adalah Polisi, menurut Kapolri karena mereka memang mentargetkan Polisi. Mereka menganggap Polisi adalah yang menegakan aturan yang membuat mereka tidak bisa bergerak bebas. “Itu biasanya yang menyerang adalah kelompok kafir Harbi.Bagi mereka salah satu target adalah Polisi. Nah ini memang dilemma, kasihan memang anggota yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tuturnya.
 

 

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

HIBURAN
Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36

Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill