KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNews.com-Manajemen Toko Buku Gunung Agung di Tangerang City (Tangcity) Mall, Cikokol, Kota Tangerang menarik Alquran terjemahan pasca adanya temuan dari Polsek Tangerang yang diduga ada pembelokan surat QS Al-Maidah : 51.
"Ya kemarin petugas Polsek Tangerang meminta supaya Alquran terjemahan ini tidak dijual dulu sampai ada informasi dari MUI dan Kementerian Agama. Jadi Alquran-nya kita simpan dahulu di gudang," kata Gilang, Senior Staff PT Gunung Agung Tangcity Mall, Senin (24/10/2016).
Menurut Gilang, berdasarkan instruksi Polsek Tangerang, Alquran yang boleh dijual sementara ini yang tidak ada terjemahan-nya. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Ya kita ikut apa kata aparat saja," jelasnya.
Gilang menjelaskan, Alquran yang diduga dibelokkan oleh penerbit tersebut yang keluaran tahun 2002 dari semua suplier. Sebelumnya tidak pernah ada masalah dalam penjualan Alquran tersebut.
"Baru sekarang-sekarang ini sih pas ramai di media sosial. Sebelumnya tidak ada masalah," katanya.
Terkait jumlah Alquran yang disimpan, Gilang mengaku tidak tahu detailnya. Menurutnya Alquran terjemahan itu bermacam-macam jenisnya.
"Jumlahnya saya lupa karena banyak sekali. Semua sudah disimpan di dalam kardus," ujarnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAsosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews