Connect With Us

Hanya Terlihat Atap Rumah di Total Persada Tangerang

Denny Bagus Irawan | Senin, 14 November 2016 | 08:30

Rumah di Total Persada (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com - Hujan yang mengguyur secara terus menerus ke sejumlah wilayah di Tangerang membuat sejumlah Perumahan Total Persada, Kecamatan Priuk, Tangerang hanya terlihat atapnya saja.

Pihak kecamatan melaporkan,  di lokasi ini pemukiman warga tenggelam dengan ketinggian air mencapai 2 meter. "Airnya masih sekitar 2 meter," ujar Camat Priuk, Rudy kepada wartawan, Senin (14/11/2016).

 

Rudy menjelaskan banjir yang menggenangi kawasan Total Persada itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB kemarin. Bahkan dia nenyebut ada seribu lebih
rumah yang tenggelam karena banjir.

 

"Sedangkan penghuninya dievakuasi ke GOR, Masjid, hingga dibuatkan tenda besar. Karena kita bekerja sama dengan PMI Kota Tangerang serta BPBD untuk melakukan evakuasi warga dengan perahu karet," terangnya.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill