89 SPPG di Kabupaten Tangerang Terancam Ditutup Permanen
Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:27
Sebanyak 89 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tangerang terancam ditutup permanen oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
TANGERANGNews.com-Hujan yang mengguyur wilayah Tangerang sejak sore kemarin kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik, Minggu (13/11/2016). Ketinggian air pun bervariasi dari 30 cm hingga 1 meter. Beberapa titik pada Senin (14/11/2016) pagi sudah surut, tetapi masih banyak daerah di Kota Tangerang lain yang hingga kini warga harus mengungsi.
Berdasarkan informasi, banjir paling tinggi terjadi di Perumnas 3, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Banjir merendam rumah di 3 RT (03,05,06) di RW 20. Selain itu juga di RW 31 dan RW 29.
"Banjir terjadi karena Kali Sabi meluap. Air mulai naik sejak pukul 18.00 WIB. Di rumah saya sekitar 50 cm, yang paling tinggi di RT 6 sampai 1 meter," kata Mita, warga RT 03/020.
Meski banjir, kebanyakan warga tidak mengungsi, hanya mengevakuasi kendaraan roda empat dan duanya ke tempat yang lebih aman.
"Warga masih bertahan. Ini sudah biasa sih," katanya.
Selain itu banjir juga terjadi di Kota Tangerang seperti Perumahan Total Persada, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk yang dilaporkan hingga mencapai 1 meter lebih.
"Sampai saaat ini air sudah masuk ke perumahan melewati tanggul Kali Ledug dari Magrib hingga saat ini. Petugas tengah damkar membantu proses evakuasi," jelas Asep Yuliarto warga sekitar.
Tak hanya itu, Puri Beta 2 dekat Pom Bensin yang mengarah ke Jalan H Mencong, Kecamatan Ciledug, juga tergenang karena air dari drainase meluap ke jalan. Genangan ini menyebabkan kemacetan yang cukup panjang. “Puri Beta 2 tidak bisa dilalui semalam,” ujar Sanusi Pane.
Sebanyak 89 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tangerang terancam ditutup permanen oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
TODAY TAGCiputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews