Connect With Us

Dari kemarin hingga kini sejumlah wilayah Tangerang Banjir

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 14 November 2016 | 07:00

Warga di Perumahan Total Persada saat dievakuasi petugas BPBD Kota Tangerang dan PMI Kota Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Hujan yang mengguyur wilayah Tangerang sejak sore kemarin kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik, Minggu (13/11/2016). Ketinggian air pun bervariasi dari 30 cm hingga 1 meter. Beberapa titik pada Senin (14/11/2016) pagi sudah surut, tetapi masih banyak daerah di Kota Tangerang lain yang hingga kini warga harus mengungsi.

Berdasarkan informasi, banjir paling  tinggi terjadi di Perumnas  3, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Banjir merendam rumah di 3 RT (03,05,06) di RW 20. Selain itu juga di RW 31 dan RW 29.

"Banjir terjadi karena Kali Sabi meluap. Air mulai naik sejak pukul 18.00 WIB. Di rumah saya sekitar 50 cm, yang paling tinggi di RT 6 sampai 1 meter," kata Mita, warga RT 03/020.

Meski banjir, kebanyakan warga tidak mengungsi, hanya mengevakuasi kendaraan roda empat dan duanya ke tempat yang lebih aman.

"Warga masih bertahan. Ini sudah biasa sih," katanya.

Selain itu banjir juga terjadi di Kota Tangerang seperti Perumahan Total Persada, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk yang dilaporkan hingga mencapai 1 meter lebih.

"Sampai saaat ini air sudah masuk ke perumahan melewati tanggul Kali Ledug dari Magrib hingga saat ini. Petugas tengah damkar membantu proses evakuasi," jelas Asep Yuliarto warga sekitar.

Tak hanya itu, Puri Beta 2 dekat Pom Bensin yang mengarah ke Jalan H Mencong, Kecamatan Ciledug, juga tergenang karena air dari drainase meluap ke jalan. Genangan ini menyebabkan kemacetan yang cukup panjang. “Puri Beta 2 tidak bisa dilalui semalam,” ujar Sanusi Pane.

 

 

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

KAB. TANGERANG
1.524 Pelajar Kuliah Gratis, Program Berasiswa Tangerang Gemilang Diganjar Penghargaan

1.524 Pelajar Kuliah Gratis, Program Berasiswa Tangerang Gemilang Diganjar Penghargaan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:24

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meraih penghargaan atas komitmennya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki daya saing dan unggul melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill