Connect With Us

Proyek Air Bersih di Tangerang, PT Moya Persiapkan Sambungan Air di Zona 2 & 3

Agus Riyadi (GES) | Kamis, 9 Februari 2017 | 07:00

Wali Kota Tangerang Arief Wimsnayah dan Sachrudin Wakil Wali Kota Tangerang saat meninjau proyek kerjsama antara PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang dan PT Moya yang masih berjalan ditempat. (Dira Derby / Tangerangnewscom)

 

TANGERANGNews.com- Realisasi rencana proyek pembangunan infrastruktur sambungan air untuk kawasan zona 2 & 3 di wilayah Kota Tangerang, ternyata sudah dimulai.

 

Informasi yang dihimpun dilapangan bahkan menyebutkan, bila tahapan persiapan progres kerja tersebut sudah dilaksanakan sejak dua minggu terakhir ini.

 

Padahal, diketahui bersama bahwa pengerjaan pembangunan instalasi perpipaan di zona 1 (Neglasari, Cipondoh, Batuceper), pun baru mencapai 38 persen atau dengan kata lain belum memperlihatkan keberhasilan secara keseluruhan.

 

"Persiapan untuk zona 2 dan 3 memang saat ini tengah kita lakukan, sudah sejak dua mingguan kemarin telah kita agendakan tahapan studi kelayakan rencana pembangunannya," ungkap Pelaksna Tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Benteng, Ali Mu'min, kemarin.

 

Diakuinya kalau saat ini pihak PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang tak hanya fokus dalam penyelesaian target 30 ribu sambungan diwilayah zona 1 saja.

 

 

Melainkan juga pada progres-progres kerja selanjutnya, sesuai dengan agenda kerja yang telah ditentukan bersama dengan pemerintah setempat, selaku owner.

 

"Yang sedang berjalan saat ini adalah tahapan studi kelayakan. Kemudian selanjutnya nanti juga ada proyeksi penduduk, yakni guna memverifikasi data pertumbuhan penduduk, untuk menghitung seberapa besar kebutuhan air masyarakat terkini di zona tersebut," terangnya.

 

Mengakhiri penjelasan terakhirnya, Ali yang diketahui juga merupakan suami dari Kabag Hukum Pemkot Tangerang, Indri Astuti itu menambahkan, bila tahapan setelah itu adalah mengenai persoalan design kapasitas instalasi produksi dan design jaringan.

 

Namun, dia membantah isu 'kejar target' dalam pelaksanaan proyek garapan kerjasama antara PDAM TB dengan pihak swasta, yaitu PT Moya ini. Sebab, terdengar cukup santer juga kabar miring yang muncul dipersoalan ini. 

 

Tak heran memang bila masih saja terdapat warga di kota itu, yang mengkhawatirkan 'pat gulipat' ataupun 'kongcallingkong' para oknum tak bertanggungjawab, lantaran perjanjian kerjasama diantara kedua pihak itu, memang selalu bermasalah sejak diawal.

 

"Tidak ah, belum ada bicara tentang penganggaran," pungkasnya.

 

Hingga berita ini dimuat, keterangan dari pihak PT Moya beserta dengan pihak terkait lainnya belum didapat. Sementara, Dadi Budaeri, selaku Sekretaris Daerah Kota Tangerang pun masih belum merespons hal tersebut.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill