Connect With Us

Tangerang Expo Ditargetkan Transaksi Capai Rp3 Miliar

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Februari 2017 | 21:00

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam Tangerang Expo. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNews.com- Pemerintah Kota Tangerang kembali menggelar Tangerang Expo 2017 untuk mempromosikan produk-produk UKM.
Kegiatan tahunan yang telah lima kali digelar ini ditargetkan mencapai angka transaksi Rp3 miliar.

Kali ini kegiatan digelar di Lapangan LP Anak Pria Tangerang selama tanggal 23-27 Februari 2017.  Ada sekitar 300 UKM yang memamerkan produk berkualitasnya dalam kegiatan ini.

"Ajang Tangerang Expo kali ini sebagai sarana untuk menggerakkan ekonomi masyarakat terutama UMKM. Acaranya kali ini lebih besar dan lebih banyak yang ikut," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat membuka kegiatan tersebut, Kamis (23/2/2017).

Menurutnya, produk UKM sangat perlu dikembangkan untuk menggerakan ekonomi. Banyak produk asal Kota Tangerang yang terkenal baik nasional mauoun Internasional.

"Kecap SH itu merupakan kecap tertua di Indonesia dan masih produksi sampai saat ini. Jadi Tangerang Expo ini diharapkan menjadi sarana komunikasi antara stakeholder industry dan UMKM sehingga bisa bekerja sama," ujarnya.

Arief juga sempat mengunjungi beberapa  stand untuk melihat berbagai produk seperti hasil kerajinan tangan, yang dimiliki oleh beberapa wilayah di Kota Tangerang, seperti di Stand Kecamatan Ciledug yang menampilkan Kaos Bertemakan Betawi.

Kemudian di Stand Kecamatan Benda yang menyajikan kerajian tangan lampu lampion dan Sepatu Kualitas ekspor yang dibuat oleh warga Benda. Setelah itu, Arief juga mengunjungi stand Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang juga membuka layanan pembuatan Akta Kelahiran Gratis dan Perekaman E-KTP.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sayuti menyampaikan bahwa pelaksanaan Tangerang Ekspo kali ini merupakan yang terbesar di Kota Tangerang, karena kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh 100-an peserta kali ini diikuti tidak kurang dari 300 peserta.


“Lahan yang digunakan juga mencapai 2700 meter persegi jauh dari tahun lalu yang hanya 1600 meter persegi. Dari target transaksi juga meningkat dari Rp 1,8 Miliar menjadi Rp 3 miliar,” tukasnya.
Selain penjualan produk, Pemkot Tangerang juga membuka pelayanan administrasi kependudukan dan juga pelayanan PBB dan BPHTB.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TANGSEL
Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:04

Peristiwa penembakan polisi terjadi di Markas Komando Polisi Perairan dan Udara (Mako Polairud) Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat 16 Oktober 2026, kemarin.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill