Connect With Us

HMI Tangerang Raya Dukung KPK Usut Korupsi E-KTP

Mohamad Romli | Kamis, 30 Maret 2017 | 15:00

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tangerang Raya menggelar aksi mendukung KPK untuk mengusut tuntas kasus korupsi KTP elektronik (E-KTP), di Tugu Adipura, Kota Tangerang, Kamis (30/3/2017). (@Tangerangnews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tangerang Raya mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus korupsi KTP elektronik (E-KTP). Aksi tersebut digelar di Tugu Adipura, Kota Tangerang, Kamis (30/3/2017).
 
Ade Aji Maulana, peserta aksi tersebut mengatakan korupsi E-KTP sangat berdampak bagi masyarakat Tangerang, yaitu habisnya blanko E-KTP selama berbulan-bulan sehingga menyulitkan masyarakat yang membutuhkan kartu identitas kewarganegaraan tersebut.
 

 
"Masyarakat hanya dapat resi pembuatan e-KTP, sementara resi tersebut juga tidak bisa digunakan untuk segala macam keperluan administrasi, sehingga masyarakat dirugikan," katanya kepada TangerangNews.com, Kamis (30/3/2017).
 
Karena itu, lanjut Ade, HMI cabang Tangerang Raya mendukung penuh upaya KPK dalam mengusut secara tuntas kasus korupsi E-KTP tersebut."Nama-nama penerima dana korupsi E-KTP harus diusut tuntas KPK tanpa tebang pilih," tegasnya.
 
Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mengawal, mengawasi serta mendukung KPK."Jangan sampai ada upaya pelemahan terhadap KPK untuk mengusut kasus korupsi e-KTP ini," pungkasnya.
TANGSEL
Polres Tangsel Bongkar Peredaran Cartridge Etomidate di PIK II, Nilainya Hampir Rp1 Miliar

Polres Tangsel Bongkar Peredaran Cartridge Etomidate di PIK II, Nilainya Hampir Rp1 Miliar

Kamis, 26 Februari 2026 | 21:57

Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap kasus cairan narkotika jenis etomidate yang dikemas dalam cartridge vape merk WANT SEX senilai hampir Rp1 miliar.

BANTEN
Bareskrim Tangkap 12 Tersangka Sindikat Penjualan Bayi di Medsos, Beroperasi di Banten hingga Papua

Bareskrim Tangkap 12 Tersangka Sindikat Penjualan Bayi di Medsos, Beroperasi di Banten hingga Papua

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:12

Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri membongkar kasus jual beli bayi via media sosial (medsos) di sejumlah wilayah.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill