Connect With Us

Buaya Muncul di Sungai Cisadane, Warga Tangerang Geger

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 12 Februari 2018 | 13:00

Buaya Muncul di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Warga bantaran Sungai Cisadane di Eretan Gang Macan, RT 03/01, Kedaung Wetan, Kota Tangerang, heboh lantaran seekor Buaya muncul ke permukaan dan menepi ke pinggir sungai, Senin (12/2/2018). Menurut warga setempat, buaya tersebut telah menepi selama dua hari terakhir.

Buaya

"Dari bentuknya itu nuaya muara, Mas," ucap Nudin, 30, Ketua RT setempat.

Nudin mengatakan, warga sekitar merasa panik dan khawatir dengan kemunculan seekor Buaya tersebut.

"Sebagian warga saya yang rumahnya berada persis di pinggir kali pada takut. Kalau buaya itu nanti naik ke atas dan memasuki rumah pada saat mereka sedang tertidur di malam hari," katanya.

Menurut dia, kehadiran buaya tersebut  bisa muncul di dekat pemukiman warga  lantaran kondisi air laut di muara sedang pasang.

"Buaya muara itu berenang mengikuti arus, dan bisa sampai ke sekitaran sini," ungkapnya.

Kecemasan itu juga diungkapkan oleh Fitri, 33, warga setempat. Ia merasa takut dan terganggu dengan adanya buaya tersebut karena memang keluarganya tinggal tak jauh lokasi.

"Gara-gara buaya itu, saya bersama keluarga saya enggak bisa tidur. Takut kalau nanti masuk ke rumah," ucapnya.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill