200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak
Senin, 2 November 2026 | 22:39
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TANGERANGNEWS.com-Setiap pekerjaan pasti memiliki resiko, baik yang beresiko kecil bahkan yang bisa membahayakan kesehatan tubuh. Tak terkecuali pegawai PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang. Seperti yang dialami petugas pencatat meteran air Sulam Taufik.
Berawal dari sebuah tanggung jawab kerja yang biasa dilakukannya setiap hari, Sulam Taufik tak berpikir bahwa kerja hari tersebut, Jumat ( 13/04/18), adalah hari yang kurang beruntung bagi dirinya.
Saat dia masuk salah satu ke rumah pelanggan di Kelurahan Poris, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, tiba-tiba saja seekor anjing penjaga rumah tersebut lari dan langsung menggigit kakinya.
Taufik pun bertetiak kesakitan bukan kepalang. Beruntung dia ditolong pemilik rumah. "Lumayan tajam gigitannya, hingga mengenai betis kaki," ujar Taufik menceritakan peristiwa tersebut., Minggu (15/4/2018).
Tampak dua luka bekas gigitan tajam anjing masih nampak di kakinya yang dibalur obat antiseptik. "Sudah diobatin ke dokter, takut kena rabies juga sih," ucap lelaki tambun ini.
Meski mengalami kejadian buruk, namun Taufik mengaku tidak kapok jika mencatat meter lagi di perumahan tersebut.
"Kapok sih enggak, namanya juga udah tugas saya mencatat mete, profesional aja, cuma kedepannya saya kudu hati-hati sekarang kalau mau masuk ke rumah pelanggan PDAM, takut ada anjing lagi," ujar Taufik.(RAZ/RGI)
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TODAY TAGSebuah gardu dan tiang listrik di pinggir jalan Perumahan Taman Mangu, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, tiba-tiba mengeluarkan percikan api, meledak, hingga ambruk menimpa sebuah rumah warga, pada Minggu 1 November 2026 malam.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews