Connect With Us

Hardiknas, Ribuan Pelajar Kota Tangerang Deklarasi Damai Stop Tawuran

Advertorial | Rabu, 2 Mei 2018 | 12:00

Forum Pelajar Kota Tangerang menggelar deklarasi dama pelajar kota Tangerang stop tawuran, jauhkan narkoba, dan hindari asusila di gedung olahraga (GOR) Dimyati, Kota Tangerang, Rabu (2/4/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei, Forum Pelajar Kota Tangerang menggelar refleksi deklarasi damai stop tawuran, jauhkan narkoba dan hindari asusila di gedung olahraga (GOR) Dimyati, Kota Tangerang, Rabu (2/4/2018).  Pendidikan merupakan salah satu bidang yang sangat penting untuk menunjang peradaban suatu bangsa. Pasalnya, dengan pendidikan yang baik, akan membuat bangsa tersebut memiliki peradaban yang gemilang. Namun, dalam realitanya, pendidikan yang ada di negeri ini sungguh sangat ironi. Permasalahan demi permasalahan terus kita alami. Salah satunya, bangsa ini mengalami krisis sosial, budaya, dan moral.

Acara tersebut diikuti oleh para pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kota Tangerang. Ribuan pelajar pun mendeklarasikannya dengan berikrar, "Stop Tawuran.. Jauhkan Narkoba.. Hindari Asusila," ikrarnya. Menurut Ketua Forum Pelajar Kota Tangerang Turidi, cikal-bakal adanya deklarasi pelajar tersebut dikarenakan terdahulu kota Tangerang marak tawuran antar pelajar hingga memakan korban jiwa.

Hal itu terjadi sejak tiga tahun terakhir. Namun, semakin ke sini, tawuran antar pelajar pun menurun karena pemerintah daerah serta TNI, Polri, dan stakeholder terkait telah berkomitmen untuk menjaga kondisi di Kota Tangerang tetap damai, tentram, kondusif. "Deklarasi ini mengingatkan kembali bahwa tawuran, asusila, narkoba sangat membahayakan sekali. Alhamdulillah hasilnya, tawuran pelajar dari 100 persen turun sampai 60 persen hingga 40 persen," ujarnya.

Dalam acara deklarasi, para pelajar diberikan pemahaman mengenai tawuran, asusila, dan narkoba yang sangat membahayakan. Pemahaman diberikan langsung oleh Dandim 05/06 Tgr Letkol Inf Gogor AA yang memaparkan materi pencegahan dan penanggulangan aksi tawuran.

 

Sementara, Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan memaparkan materi tentang aspek hukum akibat tawuran. Hingga artis asal Tangerang Selatan, Dik Doank memberikan motivasi kepada para pelajar. "Kalau angka tawuran bisa mencapai 5 persen ke bawah, maka Kota Tangerang diharapkan menjadi proyek contoh nasional kaitan penanggulangan tawuran di skala nasional," kata Turidi.

 

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang M Yusuf yang turut hadir membacakan deklarasi pelajar tersebut menambahkan, bahwa peran serta masyarakat sangatlah penting untuk menanggulangi terjadinya tawuran antar pelajar.

 

"Ini tugas kita untuk mengantisipasi agar  tidak terjadi, tetapi masyarakat seperti guru dan orangtua harus paham jangan sampai anak didiknya ketika selepas sekolah jangan di lepas saja," imbuhnya.

Sebagai informasi, pemerintah daerah melalui Tim Satgas Anti Tawuran akan terus menerapkan razia rutin kepada para pelajar guna mengantisipasi peristiwa tawuran.

Setiap upacara, seluruh siswa-siswi se-Kota Tangerang juga selalu membacakan deklarasi pelajar anti tawuran dengan rutin di sekolahnya masing-masing.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

KAB. TANGERANG
485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

Selasa, 15 September 2026 | 22:15

Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperluas jaminan sosial, tercatat masih ada sekitar 485.395 pekerja yang belum terdaftar dalam program Jamsostek.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill