Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah spanduk yang salah satunya bertuliskan "RIP PSSI #EdyOut" terpampang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Selamat Datang Kota Tangerang, Jalan MH Thamrin, Rabu (26/9/2018).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, spanduk tersebut diketahui sudah terpasang sekira pukul 14.00 WIB. Warga tak mengetahui siapa yang memasang spanduk tersebut.
Menurut warga, spanduk tersebut dipasang untuk mengungkapkan kekecewaan masyarakat terhadap lembaga Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
"Pemasangan spanduk merupakan salah satu bentuk kekecewaan terhadap Ketua PSSI yang gagal mengurusi sepakbola di Indonesia," ujar Dembot, warga Komplek Irmas, Cikokol, Kota Tangerang.
Menanggapi spanduk yang terpampang tersebut, Pemerintah Kota Tangerang pun akan mencopot spanduk yang dinilai liar ini.
"Biasanya kalau kami terkait spanduk komersil. Mungkin nanti kami teruskan. Sebab ini harus dicopot," ucap Kasie Dekorasi Kota dan Reklame Disbudpar Kota Tangerang Cisyana.
Diketahui, sepakbola di tanah air tengah berduka atas peristiwa yang menimpa Haringga Sirila, suporter Persija tewas mengenaskan setelah dikeroyok sejumlah oknum bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) kemarin. Pemerintah melalui Kemenpora menghentikan sementara Liga 1 hingga tenggat waktu yang belum ditentukan.(MRI/RGI)
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGOrang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews