Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Mulai besok, rute Bus Rapid Transport (BRT) Kota Tangerang koridor 2 tidak akan melintas di wilayah Perumnas, hingga batas waktu yang tidak ditentukan. BRT koridor 2 hanya melintas di kawasan Palem Semi, Giant, dan Poris Plawad.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Pontjo Prayogo setelah melakukan mediasi antara pengusaha dan sopir angkutan kota (Angkot) dengan pemerintah di Gedung DPRD Kota Tangerang.
Pontjo mengatakan, keputusan tersebut diambil menanggapi aspirasi para pengemudi sopir angkot yang berdemonstrasi menuntut penghapusan rute BRT Kota Tangerang koridor 2.
Menurutnya, keputusan tersebut hasil kesepakatan pihaknya dengan Pemkot Tangerang yang diwakili Asisten Daerah 1 Ivan.
"Jadi mereka minta BRT koridor 2 diberhentikan hari ini, tapi kan tidak bisa. Solusinya adalah bahwa BRT koridor 2 untuk sementara tetap aktif tapi tidak melintas di jalan Imam Bonjol dan Perumnas," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis (11/10/2018).
Dikatan Pontjo, BRT koridor 2 tetap beroperasi dirute jalur tersebut hingga keluar hasil kajian ulang Peraturan Wali (Perwal) Kota tentang BRT.
"Dioperasikan sambil menunggu kajian Dishub (Dinas Perhubungan) soal Perwal dan harus cepat disampaikan ke Wali Kota," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pengemudi Jasa Transportasi Kota Tangerang Abas mengaku puas dengan kesepakatan tersebut. "Kita memang sedikit puas walaupun harapan kita untuk dihapuskan tapi karena bagaimanapun koridor lintasan dirubah mulai besok," katanya.
Abas menambahkan, pihaknya akan memberhentikan BRT koridor 2 jika kembali melintas ke wilayah Perumnas yang rutenya bentrok dengan angkot rute R 11 dan BO2.
"Kita berharap koridor 2 tidak masuk wilayah situ. Kita juga tidak bertanggungjawab kalau ada gesekan jika masuk ke wilayah Perumnas. Karena semenjak adanya BRT koridor 2, penghasilan kami menurun," paparnya.(MRI/RGI)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Nasib apes menimpa Khoirul Anwar, pedagang martabak mini yang biasa berjualan di Jalan AMD Raya, Larangan, Kota Tangerang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya mempertahankan tingkat kemantapan jalan di wilayahnya agar tetap berada di atas angka 93 persen sepanjang periode 2026 hingga 2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews