Connect With Us

Makin Keren, Flying Track Hadir di Hutan Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 17 Januari 2019 | 15:00

Flying Track di Hutan Kota bantaran sungai Cisadane. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang membangun Flying Track di Hutan Kota bantaran Sungai Cisadane. Kehadirannya dalam rangka penyempurnaan dan penataan ruang terbuka hijau.

Flying Track yang telah selesai dibangun ini berada di Jalan Daan Mogot, tepatnya di depan kantor Satpol PP.

Pembangunan Flying Track sepanjang 72 meter ini dirancang meliuk-liuk di dalam hutan kota. Disetiap sudut disediakan spot menarik untuk pengunjung berfoto. Dari atas flying track pengunjung dapat menikmati keindahan sungai Cisadane.

Kasie Perencanaan Pertamanan Disbudpar Kota Tangerang Yulianto Wibisono mengatakan, pembangunan flying track tetap mempertahankan kerapatan pohon sehingga fungsi ekologisnya tetap terjaga, Di Flying track juga dilengkapi kehadiran satwa yakni burung, soang dan ayam mutiara.

Selain itu di Hutan Kota juga dilengkapi fasilitas toilet, musala dan sarana bermain anak. Lengkapnya sarana yang disediakan guna memberikan kenyamanan kepada pengunjung. "Flying track sudah selesai dibangun dalam waktu dekat akan diresmikan," ujarnya, Kamis (17/1/2019).

Menurutnya hutan kota merupakan salah satu dari 165 Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dibangun Pemkot Tangerang. Target RTH saat ini telah tercapai bahkan telah melampaui  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yakni 153 lokasi.

Kata Yulianto, peningkatan tersebut dilakukan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat serta memenuhi target RTH nasional 30 persen. "Saat ini target tercapai bahkan sekarang ada 27 taman tematik di Kota Tangerang, yang bentuknya area dan  fungsi utamanya sebagai RTH publik," ucapnya.

Kedepan pembangunan yang akan menjadi unggulan yaitu RTH dengan konsep ruang terbuka biru. Konsep tersebut ialah pemanfaatan ruang terbuka hijau publik di bantaran badan air. "Konsep ini mengusung penataan di bantaran sungai, seperti hal nya yang sudah ada misal Cisadane Walk atau Taman Nobar," imbuhnya.(RAZ/RGI)

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

KAB. TANGERANG
Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Minggu, 1 Februari 2026 | 17:50

Seorang pria berinisial PKN, 55 tahun, warga Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri di pohon mangga dekat rumahnya, pada Sabtu 31 Januari 2026.

BANTEN
Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:23

Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill