Connect With Us

Kakek Korban Tabrak Lari di Pagedangan Warga Ciledug

Yudi Adiyatna | Selasa, 5 Februari 2019 | 19:32

Petugas Kepolisian Tangsel bersama keluarga korban kakek saat di RSUD Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Identitas seorang kakek yang menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Kabupaten Tangerang pasca menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya BSD Paramount, Pagedangan, Kabupaten Tangerang akhirnya terungkap.

Polisi berhasil menemukan keluarga kakek malang itu setelah keluarga korban mendapatkan informasi yang disebar oleh pihak kepolisian melalui media sosial dan penempelan sketsa wajah sang kakek di tempat-tempat umum.

Petugas Kepolisian Tangsel bersama keluarga korban kakek saat di RSUD Kabupaten Tangerang.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan korban teridentifikasi atas nama Sana, berusia 84 tahun dan merupakan warga Kampung Duren Sawit RT 02/04, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug ,Kota Tangerang.

Jasad korban pun, lanjut AKP Lalu, telah diserahterimakan kepada pihak keluarga korban.

"kami sudah bertemu keluarganya, pagi tadi jenazahnya sudah diserahterimakan kepada keluarga," ungkap AKP Lalu.

Ditambahkan Lalu, dari keterangan yang diperoleh pihaknya, sang kakek yang mengenakan kaos hitam dan celana pendek ini telah beberapa hari pergi dari rumahnya.

"Informasi dari keluarga almarhum sudah beberapa hari meninggalkan rumah," tambah Lalu.

Hingga kini pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pengendara roda empat yang menjadi pemicu hilangnya nyawa seorang penyebrang jalan tersebut. 

"Masih tetap lanjut (penyelidikannya)," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pejalan kaki yang diperkirakan berusia lebih dari 70 tahun ditabrak sebuah mobil di Jalan BSD Paramount tepatnya di depan proyek apartemen Cartenz, Pagedangan, Tangerang, Senin (4/1/2019).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 05.40 WIB itu lepas dari perhatian warga, karena kondisi jalan masih sepi. Akibat tabrak lari itu, korban mengalami luka parah dan dievakuasi petugas ke RSUD Kabupaten Tangerang, namun nyawa korban tak dapat diselamatkan. Sementara pengendara roda empat yang menabrak sang kakek melarikan diri.(RMI/HRU)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill