Connect With Us

Diduga Sindikat Rampok, Pemilik Senpi Dibekuk

| Jumat, 21 Mei 2010 | 23:36

ilustrasi senpi (tangerangnews / tangerangnews)


TANGERANGNEWS-Supono, 34, warga Jalan Udayana, RT 07/05, Kelurahan Cibodas, Kecamatan Jatiuwung, yang diduga termasuk masuk dalam kelompok sindikat rampok, ditangkap Tim Reserse Polres Metro Kota Tangerang, dikontrakannya, Kamis (21/5).
 
Dari penyergapan tersebut, petugas  juga berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata api (senpi) rakitan dan lima butir peluru. Kapolres Metro Tangerang, Kombes Maruli CC Simanjuntak mengatakan, keberhasilan petugas menangkap tersangka yang merupakan penggangguran ini berawal dari laporan warga di sekitar rumah kontrakan tersangka, yang merasa curiga dan aneh dengan tingkah laku tersangka.  
 
"Warga melaporkan kalau tersangka mempunyai senjata api dan diduga sering untuk melakukan aksi perampokan," kata Maruli.
 
Kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Sebelumnya, kepada petugas, Supono mengaku pernah melakukan perampokan di indomart, namun pemuda asal Pekalongan ini lupa lokasi dirinya pernah melakukan perampokan. Maruli menambahkan, Kepolisian telah melakukan kroscek ke sejumlah indomart, namun tidak terbukti. “Kita masih terus lakukan pengembangan, karena dari pengakuan tersangka ada dugaan dia terlibat sindikat," tegasnya.
 
Untuk sementara ini, kata Maruli, tersangka dikenakan Undang Undang Darurat No 12 tentang Handak dan Senjata Api, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, Kompol. Arie Ardian Rishadi mengatakan kalau senjata yang ditemukan dirumah kontrakan tersangka Supono didapat dari kerabatnya yang berada di Jawa. " Saat ini senjatanya masih dilakukan pemeriksaan di labolatorium balistik apakah jenis rakitan organik atau biasa " kata Arie.
 
Ia juga menambahkan kalau secara fisik dilihat senjata itu masih bisa digunakan karena peluru yang digunakan  jenis standar, 38 spesial sejenis revolver. Namun, tidak tertutup kemungkinan tersangka dikenakan pasal lainnya, karen kuat dugaan tersangka masuk jaringan perampok yang tak hanya beroperasi di Tangerang.(rangga)
 

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill