Connect With Us

Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Tangerang Naik Imbas Penurunan Nilai Rupiah, Omzet Pedagang Merosot

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:33

Pedagang sembako di Pasar Gudang Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

 

‎TANGERANGNEWS.com-Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat turut memberikan pengaruh pada banyak sektor seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) serta komoditas kebutuhan pokok. 

‎Berdasarkan data Bloomberg, saat pembukaan perdagangan di pasar spot exchange pada Kamis, 11 Juni 2026, nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS sempat menguat sebesar 0,01 persen di posisi Rp17.930/US$.

‎Namun, pada pukul 07.20 WIB, nilai Rupiah kembali melemah sebesar 0,15 persen ke level Rp17.955/US$.

‎Salah seorang pedagang sembako di Pasar Gudang Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Sukandi mengatakan, omzetnya mengalami penurunan sebesar 20 persen akibat melemahnya nilai tukar Rupiah. 

‎Pasalnya, depresiasi Rupiah ini menyebabkan kenaikan harga pada sejumlah kebutuhan bahan pokok meliputi sagu dari yang sebelumnya Rp10 ribu per kilogram menjadi Rp15 ribu, kacang tanah dari Rp32 ribu per Kilogram jadi Rp35 ribu.

Kacang kedelai turut mengalami kenaikan menjadi Rp15 ribu per kilogram dari yang semula Rp13 ribu. 

‎"Omzet sekarang berkurang sekitar 20 persen," ujar Sukandi.

‎Sementara harga pada komoditas minyak masih stabil, sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). 

‎Ia menjelaskan, inflasi menyebabkan naiknya komoditas kebutuhan pokok tersebut. Pasalnya, sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan seperti kacang kedelai, merupakan produk impor yang mengakibatkan biaya menjadi membengkak.

‎"Sangat berpengaruh lah, terutama kacang kedelai kan impor, transportnya juga menjadi lebih mahal," jelasnya. 

‎Ia berharap, pemerintah dapat mengintervensi kenaikan harga pada komoditas kebutuhan pokok ini.

‎"Kalau pemerintah mau naikin harga, diperkirakan dengan daya beli masyarakat, kalau begitu kami jadi tidak khawatir misalkan ada kenaikan harga juga," tutu Sukandi.

BANTEN
Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:17

Sejumlah kendala muncul pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.

KOTA TANGERANG
Jembatan Kaca Berendeng Ditutup Sementara Gegara Rusak, Begini Kondisinya

Jembatan Kaca Berendeng Ditutup Sementara Gegara Rusak, Begini Kondisinya

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:14

Salah satu destinasi wisata ikonik di Kota Tangerang, Jembatan Kaca Berendeng, terpaksa harus ditutup sementara untuk umum.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill