Connect With Us

Disebut 22 TPS Coblos Ulang Rawan Politik Uang, Ini Reaksi KPU & Bawaslu

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 23 April 2019 | 16:00

TPS 03 Kampung Bekelir, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-KPU dan Bawaslu Kota Tangerang menanggapi pernyataan pengamat politik yang menilai 22 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) rawan politik uang.

Ketua KPU Kota Tangerang Ahmad Syailendra mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi kegiatan politik uang pada pelaksanaan PSU nanti dengan berkoordinasi dengan stakeholder terkait, khususnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Kita akan berkoordinasi dengan teman-teman pengawas pemilu kemudian juga dengan teman-teman keamanan," ujarnya di kantor KPU Kota Tangerang, Selasa (23/4/2019).

BACA JUGA:

Menurutnya, pelaksanaan PSU di 22 TPS yang tersebar di Kecamatan Benda, Cipondoh, Larangan, Jatiuwung, Cibodas dan Karawaci pada 27 April nanti harus berlangsung kondusif seperti halnya pelaksanaan Pemilu serentak pada 17 April kemarin.

"Yang terpenting hari H kemarin sudah kondusif. Mudah-mudahan di tanggal 27 April juga berjalan baik dan kondusif," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim menuturkan, segala potensi pelanggaran Pemilu khususnya politik uang dalam pelaksanaan PSU harus dicegah.

Pencegahan itu, kata dia, harus dilakukan demi pelaksanaan PSU yang jujur dan adil sebagaimana harapan penyelenggara pemilu.

"Setiap potensi pelanggaran dalam Pemilu khususnya dalam pelaksanaan PSU semua harus bisa dicegah dan diantisipasi agar pelaksanan PSU berjalan sesuai yang kita harapkan bersama, yakni PSU yang jurdil," tukasnya.

Sebelumnya, Pengamat politik dari Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT) Mirza Shahreza menilai kegiatan PSU berpotensi adanya politik uang.

"Setiap pemungutan suara ulang maupun tidak ulang di TPS itu tetap ada potensi money politic atau serangan fajar," ujar Mirza di kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Senin (22/4/2019).

Penulis buku Komunikasi Politik ini mengatakan, potensi politik uang saat menjelang proses pemungutan suara sangat sulit dikontrol oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Sebab menurutnya, politik uang dilakukan secara sembunyi-sembunyi yang dilakukan jaringan tim sukses hingga ke titik simpul.

"Menurut saya Bawaslu sulit mengontrol dari jaringan-jaringan yang ada di masyarakat karena terkadang itu bermain di luar publik yang umum. Jadi jaringan simpul dari masyarakat," ucapnya.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
121 Insiden Kebakaran Terjadi di Kabupaten Tangerang dalam Sebulan

121 Insiden Kebakaran Terjadi di Kabupaten Tangerang dalam Sebulan

Senin, 27 Juli 2026 | 19:30

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 121 peristiwa kebakaran yang terjadi terjadi sejak 1 Juli hingga 26 Juli 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill