Connect With Us

Sungai Cisadane Surut, Distribusi Air PDAM Tirta Benteng Dikontaminasi Bahan Kimia

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 5 Juli 2019 | 12:40

Akiibat musim kemarau yang melanda wilayah Kota Tangerang. membuat surutnya debit air Sungai Cisadane. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Musim kemarau melanda wilayah Kota Tangerang. Dampaknya, Sungai Cisadane pun menyurut. Seiring dengan itu, suplai air bersih PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang mengalami penurunan kualitas dan kuantitas.

Asisten Manager Humas dan Pengaduan PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang Ichsan Sodikin mengatakan, pihaknya mengkontaminasi air sungai Cisadane dengan bahan kimia untuk menjaga stabilitas air kepada pelanggan tetap bersih.

BACA JUGA:

Ichsan menegaskan, penggunaan bahan kimia untuk menyaring air Sungai Cisadane dengan menghindari pencemaran dan pengotoran menjadi air bersih tersebut, tidak masalah untuk dikonsumsi karena masih taraf standar Kemenkes.

"Kualitas dan kuantitas memang agak berkurang, tapi bisa diantisipasi dengan penambahan pemakaian bahan kimia. Sudah dikontaminasi beberapa hari ini dan kita masih dalam batas normal," jelas Ichsan kepada TangerangNews, Jumat (5/7/2019).

Ichsan melanjutkan, untuk terus menyuplai kebutuhan pokok tersebut sesuai dengan kualitas maupun kuantitasnya, pihaknya bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Cisadane dan berkoordinasi Sucofindo.

Selain itu, Ichsan meminta kepada pelanggan untuk tidak khawatir dengan kondisi air Sungai Cisadane. Pasalnya menurut dia, meskipun terpantau surut, namun tidak berdampak pada potensi kekeringan.

"Kalau kekeringan kan belum. Ya mudah-mudahan selama kondisi ini kita mengharapkan turun hujan," ucapnya.

Ichsan pun berharap agar beberapa hari ke depan wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya diguyur hujan. Ia juga meminta kepada masyarakat khusus pelanggan untuk hemat menggunakan air.(RAZ/RGI)

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill