KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com—Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang membuka pelayanan klinik hewan untuk mencegah beragam penyakit termasuk rabies.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Abduh Surahman mengatakan, klinik hewan dibuka setiap hari mulai pukul 08.00-16.00 WIB di kantor DKP, lantai 1 Gedung Cisadane, Kota Tangerang.

Selain di klinik, kata Abduh, pihaknya juga memberikan pelayanan jemput bola untuk perawatan dan pengobatan hewan tersebut.
"Hewan apa saja yang peliharaan oleh masyarakat jika mengalami sakit bisa langsung dibawa kesini," kepada TangerangNews, Jumat (27/9/2019).
Adapun pelayanannya, lanjut Abduh, di antaranya meliputi mandi dan suntik vitamin.
"Semuanya gratis kami periksa kondisinya. Kami juga melakukan kontrol kesehatannya apakah hewan tersebut sehat atau tidak. Jangan sampai nanti tertular rabies," katanya.
Abduh pun mengimbau, pemilik hewan rutin melakukan pemeriksaan hewan secara rutin. Tujannya, agar hewan peliharaan terhindar dari rabies.
"Kami juga sisir permukiman warga. Alhamdulillah belum ada kasus rabies di Kota Tangerang," pungkasnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews