Connect With Us

Pemkab Tangerang Buka Cek Kesehatan Hewan Peliharaan Gratis

Maya Sahurina | Rabu, 25 September 2019 | 14:51

Petugas Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada salah satu hewan peliharaan milik warga Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada hewan peliharaan dan hewan ternak di Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. 

Hewan berupa kambing, domba dan kucing milik warga datang silih berganti untuk diperiksa kesehatannya oleh tim dokter hewan.

Pelayanan kesehatan tersebut  meliputi pemeriksaan kesehatan hewan, mulai dari kesetan kulit hingga rabies. 

Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan, Asmiaty mengatakan beberapa penyakit hewan bisa menular ke manusia, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan.

"Penyakit kulit seperti skabies atau kudis dan jamur bisa menular ke manusia. Selain itu ada penyakit rabies yang menular melalui gigitan," ujarnya, Rabu (25/9/2019).

Asmiaty menjelaskan ciri-ciri hewan terkena kudis dan jamur. Ia meminta masyarakat untuk memeriksakan hewan peliharaan yang memiliki gejala tersebut. 

"Scabies atau kudis cirinya adalah ada kerak disekitar telinga dan jamur, ada gatal yang berbentuk seperti cincin, ini bisa terjadi ke hewan berdarah panas," tuturnya. 

Asmiaty juga menganjurkan untuk melakukan vaknisasi kepada hewan agar tidak terkena rabies. Hal tersebut dikhawatirkan bisa menular kepada manusia. 

"Kami anjurkan masyarakat vaksinasi hewan agar tidak menular ke manusia," jelasnya. 

Disisi lain, Azis Gunawan, Kepala DPPKP Kabupaten Tangerang mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk pengecekan kesehatan hewan peliharaan semuanya dilakukan secara gratis.

"Peliharaan seperti kambing, kucing dan anjing serta ayam atau unggas maupun burung silahkan datang untuk diperiksakan kesehatannya pada dokter hewan yang ada saat ini," terangnya.

Azis menjelaskan kegiatannya ini sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran penyakit menular dari hewan peliharaan.

"Ini bagian dari sosialisasi akan pentingnya menjaga dan merawat kesehatan terhadap hewan peliharaan, karena tidak menutup kemungkinan hewan peliharaan yang kita cintai justru sudah terjangkit penyakit," jelasnya.(RAZ/RGI)

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill