Connect With Us

Forum Ustaz Tangerang Desak Pemerintah Buka Kembali Masjid

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 7 April 2020 | 13:40

Suasana di dalam masjid Al-Azhom di kawasan Puspemkot Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Forum Ustaz Tangerang Raya (FUTAR) mendesak pemerintah untuk membuka kembali aktivitas masjid di seluruh Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan. 

Ketua FUTAR Nurkholis menyampaikan para pengurus dewan kemakmuran masjid (DKM) dan para jamaah di Tangerang Raya resah dengan tak diizinkannya melakukan kegiatan ibadah di masjid-masjid akibat pandemi Covid-19. 

"Kami meminta pemerintah daerah di Tangerang Raya berkenan mengeluarkan surat edaran yang mengizinkan pembukaan kembali masjid-masjid secara bersyarat yang selama ini ditutup dan membolehkan kegiatan salat Jumat dan salat Jamaah Rawatib," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Selasa (7/4/2020). 

Namun, Nurkholis mengatakan terdapat sejumlah persyaratan bagi DKM jika ingin membuka masjid dan kegiatan ibadahnya kembali.

Pertama, kata dia, kegiatan yang diperbolehkan untuk sementara hanya terbatas pada salat Jumat dan salat Jamaah Rawatib. 

Lalu, DKM harus membentuk tim screening dan tim kesehatan khusus yang ditugaskan untuk melakukan kegiatan health screening bagi jamaah yang datang dan masuk ke dalam masjid. 

"Setiap jamaah yang datang dan akan masuk/keluar masjid akan di scan (dengan menggunakan thermometer scan) dan wajib mencuci tangan serta menggunakan masker," katanya.

DKM juga wajib menyediakan hand sanitizer dan atau bilik sterilisasi virus corona yang direkomendasikan dinas kesehatan di setiap pintu masuk atau keluar masjid. 

"DKM harus melakukan sterilisasi Masjid dengan disinfektan sebanyak dua kali sehari, pada pagi setelah salat subuh dan sore hari setelah salat ashar," imbuhnya. 

Menurut dia, saat pembukaan Masjid pertama kali, tim screening DKM harus melakukan kegiatan rapid test kepada jamaah yang biasa datang ke masjid dan mendata jamaah yang sudah terdetesi negatif COVID 19.

"Jamaah yang belum diperiksa atau dicek melalui rapid test dan ingin salat di masjid maka wajib melakuan test tersebut," ucapnya. 

Tim screening DKM pun hanya akan memperbolehkan jamaah yang sudah terdata secara jelas dan terdeksi negatif Covid-19 masuk atau keluar masjid untuk melaksanakan kegiatan salat Jumat dan salat berjamaah.

Selain itu, warga pendatang, musafir dan anak-anak tidak diperkenankan untuk datang dan masuk ke dalam masjid.

"Jamaah yang datang ke masjid tidak diperkenankan berwudlu dan melakukan kegiatan MCK di toilet masjid," pungkasnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill