Connect With Us

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Kelompok Petani Kopi Citaman Lawangtaji bersama Pemerintah Kelurahan Juhut berfoto bersama usai koordinasi pengembangan K-TRACK di Rumah Produksi Kopi Gunung Karang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com – Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK atau Kopi Tourism & Rural Agro Creative Gunung Karang.

Gagasan yang dipimpin Ketua Kelompok Petani Kopi Citaman Lawangtaji, Kang Maman, tersebut mendapat dukungan dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli. 

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Hutan Kopi Citaman Lawangtaji, Kabupaten Pandeglang.

K-TRACK dirancang sebagai destinasi wisata yang memadukan edukasi, konservasi, dan potensi ekonomi lokal.

Pengunjung nantinya dapat mengikuti jalur “Kopi Trip” untuk menyusuri kawasan hutan kopi yang berada di ketinggian sekitar 458 meter di atas permukaan laut.

Sepanjang perjalanan, wisatawan tidak hanya disuguhi panorama alam, tetapi juga diajak mengenal proses budidaya kopi, upaya pelestarian hutan, serta kekayaan hayati yang menjadi ciri khas kawasan Gunung Karang.

General Manager PT PLN (Persero) UID Banten Tonny Bellamy mengatakan, pengembangan K-TRACK menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berangkat dari potensi daerah.

"K-TRACK menunjukkan bahwa konservasi lingkungan, pengembangan ekonomi, dan pariwisata dapat berjalan beriringan. PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang mendukung lahirnya ekosistem ekonomi masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan," ujar Tonny Bellamy.

Menurutnya, salah satu daya tarik utama kawasan tersebut adalah keberadaan lalay, sebutan masyarakat setempat untuk kelelawar pemakan buah yang berperan penting sebagai penyerbuk alami tanaman kopi. .Hubungan antara satwa tersebut dan perkebunan kopi melahirkan produk khas bernama Kopi Leupeh Lalay.

Kopi khas Gunung Karang itu dikenal memiliki karakter rasa dengan tingkat keasaman yang rendah, cita rasa yang bersih, sentuhan buah, serta rasa manis yang bertahan setelah diminum. 

Melalui K-TRACK, potensi tersebut dikemas menjadi pengalaman wisata yang memberikan nilai tambah bagi kopi lokal.

Ketua Kelompok Petani Kopi Citaman Lawangtaji Kang Maman menjelaskan, K-TRACK lahir dari semangat masyarakat untuk memperkenalkan kopi Gunung Karang dengan pendekatan yang berbeda.

"Kami ingin orang datang bukan hanya membeli kopi, tetapi juga merasakan pengalaman menyusuri hutan kopi, mengenal cerita di balik Kopi Leupeh Lalay, serta melihat bagaimana masyarakat menjaga alam yang menjadi sumber kehidupan kami," ungkap Kang Maman.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

TANGSEL
Jembatan Merpati Raya Ciputat Ditutup untuk Perbaikan, Arus Lalin Dialihkan ke 6 Jalur Aternatif

Jembatan Merpati Raya Ciputat Ditutup untuk Perbaikan, Arus Lalin Dialihkan ke 6 Jalur Aternatif

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan merekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, mulai Oktober hingga Desember 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill