Connect With Us

BPK Temukan Kelebihan Pembayaran TPP Guru di Dindik Kabupaten Tangerang Capai Rp117 Juta

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:12

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

‎TANGERANGNEWS.com-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Banten menemukan kelebihan pembayaran tunjangan tambahan penghasilan (TPP) di Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang sebesar Rp117.380.000 pada tahun anggaran 2025.

‎Hasil audit menunjukkan adanya perbedaan antara data guru yang mengambil cuti (besar, alasan penting, melahirkan, sakit lebih dari sebulan atau di luar tanggungan negara) dengan data pembayaran TPP yang sebenarnya.

‎Berdasarkan audit tersebut, BPK mengidentifikasi pembayaran TPP berlebih senilai Rp117.380.000 akibat tetap disalurkannya tunjangan secara utuh kepada pendidik yang tengah mengambil cuti. 

‎Sekretaris Dindik Kabupaten Tangerang Agus Supriatna mengatakan para guru tersebut telah mengembalikan kelebihan bayar TPP hasil temuan BPK itu ke kas daerah. 

‎"Mereka harus mengembalikan kelebihan-kelebihannya itu sesuai dengan rekomendasi dari BPK-nya," katanya, Kamis 27 Agustus 2026.

‎Agus menyebut temuan tersebut dikarenakan adanya diskrepansi antara data guru yang mengajukan atau melaksanakan cuti dengan sistem administrasi pembayaran tunjangan.

‎Ia mengungkapkan, para guru yang kedapatan menerima tunjangan utuh tersebut sebenarnya tengah mengambil cuti untuk beragam keperluan, seperti ibadah umrah dan haji, bersalin, maupun keperluan mendesak lainnya.

‎"Sehingga bendahara membayar penuh tunjangannya, padahal mereka ada catatan cutinya," sebutnya.

‎Menurut Agus, kelebihan pembayaran tersebut juga menjadi masalah yang harus para guru tersebut hadapi, lantaran uang yang telah diterima dan digunakan tetap harus dikembalikan.

‎"Tapi kan untuk mengembalikannya kan mereka juga uang udah kepakai gitu, kan berarti kan dia harus nyiapin uangnya juga," jelasnya.

‎Agus menambahkan, Dindik Kabupaten Tangerang akan mengupdate data serta melakukan evaluasi pada sistem dan aplikasi yang digunakan dalam proses pembayaran tunjangan agar masalah serupa tidak terulang.

‎"Pemutakhiran data terkait dengan aplikasinya agar supaya jangan sampai terjadi hal seperti ini lagi," tambahnya.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill