Connect With Us

PA Tigaraksa Catat 116 Kasus Perceraian ASN, Ini Pemicu Paling Banyak

Muhamad Yusri Hidayat | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42

Kantor Pengadilan Agama Tigaraksa Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 116 kasus perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di sepanjang 2026.

‎Panitera Muda Gugatan PA Tigaraksa, Yasmita mengatakan, ratusan perkara perceraian ASN yang meliputi PNS, P3K, Polri dan TNI tersebut terhitung sejak Januari hingga Agustus 2026.

‎"Di Kabupaten Tangerang ada 70 ASN dan di Kota Tangsel 46 ASN mengajukan perceraian di 2026," ujarnya, dikutip Sabtu 22 Agustus 2026.

Adapun dari total 116 perkara perceraian, sebanyak 68 perkara telah selesai diputus oleh Majelis Hakim, sedangkan 48 sisanya masih dalam proses persidangan.

Rinciannya, di Kabupaten Tangerang 42 perkara selesai putusan dan 28 perkara masih dalam proses. Sedangkan di Kota Tangsel, 26 perkara selesai putusan dan 20 perkara masih dalam proses..

Menurut Yasmita dari perkara yang telah diputus, penyebab yang paling dominan adalah perselisihan dan pertengkaran yang terus-menerus, yang tercatat ada 64 perkara atau sekitar 94 persen. Sementara penyebab lainnya yaitu faktor ekonomi dan poligami. ‎

‎"Tingginya angka perselisihan rumah tangga yang berujung ke meja hijau ini mengindikasikan adanya tantangan dalam menjaga keharmonisan keluarga, termasuk di kalangan abdi negara yang kerap dianggap memiliki kestabilan ekonomi dan status sosial yang relatif baik," katanya. 

‎Yasmita menjelaskan perselisihan dan pertengkaran secara terus-menerus itu jika ditinjau lebih jauh berdasarkan persidangan disebabkan berbagai faktor. 

"Jadi bisa karena tidak memberikan nafkah lahir batin, tempramen dan kurang dalam memberikan kebutuhan sehari-hari. Meski begitu, faktor-faktor ini tidak semuanya dilakukan oleh ASN-nya, melainkan oleh pasangannya," jelasnya.

‎Selain itu, ada juga yang disebabkan oleh permainan Judi Online (Judol) yang tercatat ada 6 perkara.

‎"Tergugat sering bermain judol yang menyebabkan mempunyai banyak hutang. Yang judol itu pasanganya, bukan ASN-nya," ungkapnya. 

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:18

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menggunakan teknologi rontgen portabel yang dilengkapi Artifisial Intelligence (AI) untuk melakukan analisis penyakit dalam yang dialami masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill