Connect With Us

Cair Lagi, 1.243 Warga Tangerang Terima BLT

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 4 Mei 2020 | 13:48

Kegiatan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Provinsi Banten untuk warga di wilayah Kecamatan Karang Tengah, Senin (4/5/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Provinsi Banten kembali cair. Kali ini, bantuan sosial itu diberikan kepada 1.243 warga Kota Tangerang terdampak COVID-19.

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang melakukan pendampingan pendistribusian BLT tersebut.

Kabid Perlindungan Sosial Dinsos Kota Tangerang Hilman menjelaskan, pembagian bansos terpusat di wilayah Kecamatan Karang Tengah dan tersebar di sejumlah titik Kelurahan.

"Jumlah penerima hari ini data awal ada 1.273. Sementara itu hasil verifikasinya bejumlah 1.243 penerima," ujarnya, Senin (4/5/2020).

Penerima paling banyak berada di GOR Pedurenan yakni berdasarkan hasil verifikasi sebanyak 450 penerima.  Adapun besaran bansos yang diterima warga berupa uang senilai Rp600 ribu.

Edi, 44, penerima BLT asal Kecamatan Karang Tengah mengaku baru kali ini menerima bansos. 

"Bantuannya hanya uang, belum ada paket sembako," kata Edi.

Meskipun begitu, dia saat ini merasa terbantu karena pekerjaannya sebagai buruh serabutan sangat minim penghasilan di tengah pandemi COVID-19.

Sebelumnya penyaluran BLT dari Provinsi Banten ini telah dilakukan di Kecamatan Cipondoh dengan jumlah penerima 1.197 warga dan di Ciledug 2436 warga. Penyaluran dilakukan bertahap di tiap Kecamatan.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Juli 2026 | 23:57

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menyebut modifikasi cuaca untuk membantu proses pemadaman di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akan sulit dilakukan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

NASIONAL
Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:15

Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill