Connect With Us

Ratusan Video Pembelajaran, Inovasi Guru Kota Tangerang di Tengah Pandemi

Advertorial | Selasa, 14 Juli 2020 | 17:11

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dan Kadis Pendidikan Masyati Yulia menerima Piagam Rekor Muri 750 Video Pembelajaran di Masa Pandemi, Senin (14/7/2020). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Masa pandemi Covid-19 membuat kegiatan belajar mengajar tidak bisa dilakukan secara tatap muka. Namun, hal ini tidak menghentikan guru-guru di Kota Tangerang untuk beraktivitas dan berkreativitas.

Mereka pun berinovasi dengan membuat video pembelajaran informatif bagi siswa/siswinya agar bisa tetap belajar di rumah.

Bahkan dengan jumlah video pembelajaran yang mencapai 750 video, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) pun berhasil meraih Penghargaan Rekor MURI sebagai Pembuatan Video Pembelajaran Terbanyak oleh Guru.

Piagam Rekor Muri tersebut diserahkan kepada Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah, didampingi Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman dan Kadis Pendidikan, Masyati Yulia, dalam acara Launching 750 Video Pembelajaran di Masa Pandemi Karya Guru Hebat Kota Tangerang, Senin (14/7/2020) di Ruang Al Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dan Kadis Pendidikan Masyati Yulia menerima Piagam Rekor Muri 750 Video Pembelajaran di Masa Pandemi, Senin (14/7/2020).

"Video ini dibuat untuk menunjang proses belajar mengajar masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Mudah-mudahan anak-anak kita bisa tetap semangat belajar, terus berkreativitas dan berinovasi dibimbing oleh guru-guru yang ada," ujar Arief.

Oleh karenanya, Arief berharap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan media pembelajaran tersebut, yang dapat di akses melalui fitur Tangerang Belajar yang tersedia di Aplikasi Tangerang LIVE.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dan Kadis Pendidikan Masyati Yulia menerima Piagam Rekor Muri 750 Video Pembelajaran di Masa Pandemi, Senin (14/7/2020).

Disinggung terkait beberapa sekolah atau fasilitas pendidikan yang tetap ingin melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka, Arief menegaskan, pihaknya tak segan untuk memberikan sanksi berupa pencabutan izin.

"Seharusnya mereka tidak melakukan itu, karena kemarin kami rapat dengan Pak Gubernur kaitan evaluasi PSBB. Informasinya sudah ada masyarakat yang ingin belajar tapi kemungkinan di akhir Desember. Karena sekarang kondisinya Kota Tangerang juga masih (zona) kuning," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang, Masyati Yulia, mengapresiasi seluruh guru yang sudah terlibat dalam pembuatan video tersebut.

Adapun jumlah guru yang terlibat dalam pembuatan video ini sebanyak 205 guru, dengan waktu kurang lebih tujuh minggu.

“Saya ucapkan terima kasih semoga video pembelajaran ini mampu meningkatkan pemahaman dan efektivitas belajar anak-anak kita," tukas Masyati. (ADV)

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

KAB. TANGERANG
311 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terancam Puso Akibat Kemarau Ekstrem

311 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terancam Puso Akibat Kemarau Ekstrem

Selasa, 15 September 2026 | 19:23

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya 311,8 Hektare lahan sawah di wilayahnya terancam gagal panen atau Puso akibat kemarau panjang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Selasa, 15 September 2026 | 14:46

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill