Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com–Lapangan Ahmad Yani atau alun-alun Kota Tangerang belum rampung direvitalisasi. Namun, lapangan yang masih dalam proses renovasi ini sudah dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga.
Lapangan alun-alun Kota Tangerang direvitalisasi berkat program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB Cabang Tangerang dengan anggaran yang dikeluarkan kurang lebih Rp6 miliar.
Ketua Forum CSR Kota Tangerang Mulyanto mengatakan, alun-alun Kota Tangerang tersebut hingga kini masih dalam progres revitalisasi.
"Tahap pertama beres, tahap selanjutnya masih berproses," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Kamis (27/8/2020).
Lantaran masih dalam proses revitalisasi, kata Mulyanto, alun-alun kebanggaan warga Kota Tangerang ini masih belum diperbolehkan digunakan untuk aktivitas publik.
Terlebih, saat ini Kota Tangerang juga masih memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehingga aktivitas publik masih dibatasi.
"Belum (dibuka), masih dilarang kan untuk semua taman-taman juga belum dibuka terkait PSBB," katanya.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, hampir setiap sore lapangan alun-alun Kota Tangerang kerap dipadati masyarakat yang melakukan olahraga.
Warga memaksa masuk lapangan tersebut untuk memanfaatkan fasilitas jogging track. Namun, karena belum dioperasikan, Mulyanto mengimbau masyarakat untuk bersabar memanfaatkan fasilitas alun-alun.
"Ya, kami imbau dan dilarang juga. Jadi, masyarakat harus bersabar," pungkasnya. (RMI/RAC)
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGPerkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews